oleh

Pemkab Nunukan Siap Bantu Pemulangan TKI Bermasalah, Harapkan Dukungan Pemerintah Pusat

benuanta.co.id, NUNUKAN – Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan dan Pemuda Kemenko PMK RI Dr. Femmy Eka Kartika Putri,M.Psi. melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Nunukan. Hal itu dilakukan untuk meninjau kesiapan Pemulangan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) bermasalah dari Malayalam melalui Kabupaten Nunukan.

Rombongan akan meninjau beberapa titik di pulau Sebatik hari ini, Rabu (29/9). Terlebih dahulu Rombongan di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI melakukan pertemuan dan berdiskusi dengan Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid, SE MM, Ph.D, beserta jajaran dan instansi vertikal terkait yang dilaksanakan diruang pertemuan VIP Lantai IV Kantor Bupati Nunukan, Selasa kemarin.

Turut hadir dalam rombongan Asisten Deputi  PHP3 Ros Diana Iskandar beserta jajaran di Kemenko PMK, beberapa pejabat dari kementerian dan Lembaga terkait seperti dari Kemlu, Kemdagri, LPMP Provinsi Kalimantan Utara, Kementerian Kesehatan, Kementerian Tenaga Kerja, Kementerian Sosial, BP2MI, DAN KPPPA.

Baca Juga :  Wacana Penerapan PPKM Level 3 Skala Nasional, Pemda Nunukan Tunggu SE
ATASI: Kunjungan Lapangan, Deputi Kemenko PMK RI dan pertemuan dengan Pemkab Nunukan membahas persoalan TKI yang tersangkut masalah.

Dikatakan Bupati Laura, bahwa pemerintah daerah (Pemda) Nunukan siap menerima TKI bermasalah asalkan didukung anggaran serta bantuan personil tenaga kesehatan, karena menurutnya beberapa kendala biasanya terjadi seperti pemberian makan, ditambah lagi tenaga kesehatan di Kabupaten Nunukan yang sangat terbatas untuk melayani TKI tersebut.

“Iya kita siap saja menerima kedatangan TKI bermasalah yang dipulangkan oleh pemerintah Malaysia namun kita juga meminta kepada pemerintah pusat juga mensupport kebutuhan berupa dana serta bantuan personil tenaga kesehatannya,” ungkap Bupati.

Baca Juga :  Tanggapi Hasil Putusan MK, Direktorat Intelkam Polda Kaltara Gelar FGD Bersama Organisasi Buruh

Dia juga meminta kepada Pemerintah Pusat agar ikut andil dalam kedatangan TKI bermasalah ini sehingga apa bila akan dipulangkan ke kampung halaman tidak terlalu lama dan terbiarkan di tempat penampungan.

Selain itu, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan dan Pemuda Kemenko PMK RI Dr. Femmy Eka Kartika Putri,M.Psi, merespon baik apa yang disampaikan oleh Bupati Laura, pihaknya akan segera berkoordinasi kepada kesemua stakeholder yang terkait  di kementerian. “Permasalahan TKI bermasalah ini adalah merupakan tanggungjawab bersama,” terangnya.

Baca Juga :  Kurangi Jumlah Pengangguran di Nunukan, Gelar Pelatihan Tata Rias Pengantin

Femmy Eka mengatakan setibanya di Nunukan dia telah mengunjungi beberapa titik, seperti Rusunawa, dan Kantor BP2MI, serta Pelabuhan Tunontaka Nunukan.  Kepulangan Deportan ini telah dilakukan secara bertahap, dan untuk periode Oktober – Desember 2021 di rencanakan pemulangan TKI deportan asal Malaysia melalui jalur laut Tawau – Nunukan yang diperkirakan sebanyak 562 Orang. (*)

Reporter: Darmawan

Editor: Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *