oleh

Polres Bulungan Tetapkan 3 Orang DPO Peredaran Sabu 2,8 Kg

benuanta.co.id, BULUNGAN – Asal usul pemasok sabu kepada pemesan bernama L seorang narapidana (Napi) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Tarakan dikejar oleh Polres Bulungan. Terutama untuk jaringan yang berada di Tawau Malaysia saat ini dijadikan Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Yang jadi DPO kita masih Mister X, sehingga belum diketahui identitasnya. Karena yang bertemu dengan penyuplai di Malaysia masih ada Missing Link dari hasil penyidikan kami,” ucap Kapolres Bulungan AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar kepada benuanta.co.id, Kamis, 23 September 2021.

Keterangan yang diperoleh dari penangkapan sabu 2,8 kilogram pada tanggal 18 September 2021 lalu barang berasal dari Malaysia. Dimana napi L menghubungi seseorang bernama Cina Otok Otok di Malaysia, dengan perjanjian uang hasil penjualan akan di bayarkan setelah sabu tersebut sudah habis terjual.

Baca Juga :  Pemkab Bulungan Fasilitasi Desa yang Bersinggungan Kebun Plasma dengan Perusahaan

“Jadi titik-titik yang menuju kesana sudah kita dapatkan makanya kita tetapkan DPO, akan kita kejar terus hingga keakarnya,” ujarnya.

Polres Bulungan pun telah menetapkan 3 orang jadi DPO diantaranya LE sebagai pencari kurir untuk mengambil sabu di perbatasan Indonesia-Malaysia. Lalu bernama SA sebagai penerima sabu dari kurir di perbatasan dan PG yang bertugas sebagai mengantarkan sabu dari kurir milik LE.

Baca Juga :  MUI Kaltara Antispasi Tiga Poin Penting Jelang Nataru 2021

“Kabarnya sebenarnya sabu yang masuk itu 3 kilogram, tapi sabu sebanyak 200 gram itu digunakan sebagai pembayaran kepada kurir yang mengambil di perbatasan,” jelasnya.

Kasat Resnarkoba Polres Bulungan AKP M Hasan Setiabudi menambahkan untuk perkembangan DPO ini, kepolisian akan bekerjasama dengan Polisi Diraja Malaysia (PDRM).

“Kami juga harapkan dengan bantuan masyarakat untuk menginformasikan kepada kami mengenai keberadaannya,” tuturnya.(*)

Baca Juga :  Jalan Nyaris Putus, Pemdes Salimbatu Minta Diperhatikan Pemda

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *