oleh

Polda Kaltara Larutkan Sabu 126 Kg, Potensi Kerusakan Generasi Muda 1,2 Juta Orang

benuanta.co.id, BULUNGAN – Polda Kaltara memusnahkan barang bukti kasus peredaran narkotika jenis sabu seberat 126.606,19 gram atau 126 kg dan 8,68 gram dari kasus berbeda di Mapolda Kaltara di Tanjung Selor pada Selasa, 14 September 2021.

Proses pemusnahan dipimpin Kapolda Kaltara Irjen Pol Bambang Kristiyono didampingi Irwasda Polda Kaltara Kombes Pol Eka Wahyudianta, Dir Narkoba Kombes Pol Agus Yulianto dan Kabid Humas Polda Kaltara Kombes Pol Budi Rachmat.

“Total yang kita musnahkan hari ini sebanyak 126.614,87 gram setelah rangkaian proses penyidikan Ditresnarkoba,” ungkap Kapolda Kaltara Irjen Pol Bambang Kristiyono kepada benuanta.co.id, Selasa 14 September 2021.

Baca Juga :  Pelepasan Kontingen PON ke Papua, Gubernur Optimis Raih 6 Medali Emas

Menurutnya, kepemilikan sabu 126 kilogram melibatkan 5 orang tersangka di antaranya SY dan JE sebagai penjemput barang ini di parkiran hotel Grand Anugrah. Kemudian 2 orang bernama AJ dan RE sebagai penjemput barang di Bontang serta pemilik barang atau  pengendali barang dalam Lapas Bontang bernama KL alias Daeng Kahar.

“Perannya masing-masing ada kurir, ada pemesan dan pengendali,” cetusnya.

Baca Juga :  Sepekan Rencana Pembangunan Turap Sungai Perikanan, Nelayan Masih Menanti Sosialisasi

Tak hanya 5 orang ini ada 1 orang lagi yang kini dikejar oleh Polda Kaltara bernama RC, yang statusnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

“DPO ini masih kita cari, tak hanya kerja sama dengan polda lain bahkan dengan negara lain untuk DPO ini. Mereka yang sudah kita tangkap ini masih tutup mulut,” jelasnya.

Baca Juga :  Wakili Kaltara, RSUK Tarakan Raih Juara II Pelayanan KB

Bambang mengatakan berapa banyak generasi muda yang jadi korban jika sabu ini lolos. Di mana sabu yang berada dalam 100 bungkus plastik ini akan diedarkan di Sangatta, Bontang Kutai Kartanegara, Samarinda dan Balikpapan.

“Jika diestimasikan jumlah ini bisa memakan korban sampai 1.260.000 orang, bahkan penduduk Kaltara saja bisa habis semua, kita di sini hanya 800 ribu saja. Untung tertangkap pelakunya,” pungkasnya.(*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed