oleh

Datang Terlambat, Satu Peserta P3K Guru Dijadwalkan Ikut Tes Susulan

benuanta.co.id, TARAKAN – Pelaksanaan Tes untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (P3K) di Kota Tarakan telah berlangsung sejak 13 hingga 15 September 2021 mendatang.

Memasuki hari kedua pelaksanaan tes yang dilaksanakan di SMKN 2 Tarakan, Selasa (14/9/2021). Ketua Panitia Tes P3K SMKN 2 Tarakan, Markus Emi Boli menyampaikan, pelaksanaan tes berjalan lancar dan sesuai teknis. Hanya saja ada peserta yang ikut ujian susulan dikarenakan terlambat.

“Bagus aja pelaksanaannya, kendalanya mungkin pesertanya terlambat datang,”  ujar Markus Emi Boli saat ditemui benuanta.co.id.

Baca Juga :  BPBD Siap Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Gempa di Tarakan

Markus menambahkan, keterlambatan ini dikarenakan peserta yang berasal dari luar Tarakan terkendala transportasi.

“Karena dia dari luar Tarakan jadi terkendala transportasi, toleransi kami itu tiga menit tapi ternyata dia lewat,” imbuhnya.

Karena hal ini, peserta diharuskan melapor dan mengikuti tes susulan yang dijadwalkan Sabtu, 18 September 2021 mendatang. Tes ini dihadiri peserta dari Tarakan dengan jumlah 86 peserta yang dibagi menjadi dua sesi pelaksanaan.

Baca Juga :  2 Dekade Teknik Elektro Gelar Seminar Profesional dalam Kompetensi Merdeka Belajar

Disinggung soal hasil swab para peserta, ia menegaskan hingga saat ini tidak ada peserta yang hasil tes antigennya reaktif.

“Alhamdulillah tidak ada yang reaktif, kalau pun ada akan mengikuti tahap dua di bulan Oktober mendatang,” terangnya

Di sisi lain, terdapat peserta tes dengan hasil tertinggi yaitu 607 poin, Shandra Sari Gultom mengaku, dalam seminggu terakhir waktunya dihabiskan untuk belajar dengan tekun.

“Puji Tuhan karena saya memang belajar dan saya sudah tentukan waktu nya jam 5 pagi dan setiap mau tidur,” tutur Shandra Sari Gultom.

Baca Juga :  Gempa Berkekuatan 3,9 Magnitudo Guncang Tarakan

Shandra menyebut, hanya mengandalkan browsing internet untuk mempelajari dan mempersiapkan materi tes.

“Karena hanya 10 persen yang saya pelajari masuk di tes, tapi saya coba tenang dan berharap bisa.  Sebelumnya saya sudah dua kali ikut dan gagal. Kali ini mungkin karena saya serius belajar,” tandasnya. (*)

Reporter : Endah Agustina

Editor : Yogi Wibawa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed