oleh

220 Peserta Ikut SKD Hari Pertama, Suriansyah : Pemerintah Tak Bisa Intervensi Hasil 

benuanta.co.id, BULUNGAN – Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan seleksi kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) Non Guru telah dimulai pada Selasa, 14 September 2021 di Laboratorium Computer Assisted Test (CAT) Jalan Durian.

“SKD telah berjalan sesuai dengan yang kita rencanakan. Kita ingatkan kepada seluruh peserta bahwa seleksi ini sifatnya sangat profesional objektif,” ungkap Ketua Panitia Seleksi Daerah (Panselda) Kaltara Suriansyah kepada benuanta.co.id, Selasa 14 September 2021.

Dia mengatakan, tidak ada intervensi dari Pemerintah Provinsi Kaltara terhadap hasil para peserta. Sebab semuanya murni dari hasil karya peserta.

Baca Juga :  Gelar Pasukan Ops Patuh Kayan, Polres Bulungan Sasar Lokasi Rawan Laka dan Pengendara Langgar Prokes

“Mereka harus percaya diri bahwa itu adalah hasil mereka sendiri,” sebutnya.

Peserta yang telah melalui tahapan seleksi administrasi dan memiliki kesempatan untuk mengikuti SKD CPNS sebanyak 5.286 orang dan seleksi kompetensi PPPK Non Guru sebanyak 174 orang.

“Hari ini ada 220 orang terbagi dalam 4 sesi, jadi dalam satu sesi ada 55 orang. SKD dimulai pukul 08.30 hingga pukul 17.30, dalam 1 sesi diberikan kesempatan 100 menit untuk mengerjakan soal,” terangnya.

Dalam pantauannya bersama tim dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) persiapan semuanya berjalan aman, komputer yang digunakan peserta juga tak ada kendala.

Baca Juga :  HUT Bulungan dan Tanjung Selor, Birau Tetap Terlaksana Sesuai Prokes  

“Kita siapkan juga ruangan khusus bagi peserta yang suhu tubuhnya yang melewati angka yang sudah kita tentukan, yaitu di atas 37 derajat celcius,” papar pria yang menjabat Sekprov Kaltara ini.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara, Burhanuddin jika peserta yang terkonfirmasi positif maka dilakukan pengusulan ulang kepada BKN untuk mengikuti SKD.

“Kemarin ada 3 orang yang terkonfirmasi dari luar daerah,” ucap Burhanuddin.

Dirinya pun memastikan jika dalam tes seleksi tidak ada yang melakukan kecurangan berupa joki tes CPNS. Kata dia, sejak awal dilakukan tes ini Kaltara tidak pernah terjadi adanya joki tes.

Baca Juga :  Jalan Depan Mako Brigif 24/BC Segera Diperbaiki

“Selama ini tidak pernah ditemukan adanya yang melanggar aturan dalam bentuk apapun,” jelasnya.

Dia mengatakan peserta paling terbanyak berasal dari Kaltara, jumlahnya mencapai 77,8 persen dari jumlah 5.286 peserta. Kemudian sisanya dari luar Kaltara jumlahnya ada 22,2 persen.

“Peserta domisili Kalimantan Utara itu sebanyak 4.110 orang dan luar Kaltara sebanyak 1.176 orang,” paparnya.

Sementara peserta PPPK Non Guru jumlahnya ada 174 orang dengan dominan peserta berdomisili Kaltara sebanyak 162 orang dan luar Kaltara ada 12 orang. (*) 

Reporter: Heri Muliadi

Editor : Nicky Saputra

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed