oleh

Pemanfaatan Pandemi, Ibu Gubernur Zainal Berikan Bibit Ikan dan Tanaman untuk Tani Wanita

benuanta.co.id, TARAKAN – Lebih dua tahun sudah Indonesia dilanda wabah pandemi Covid-19. Mengharuskan masyarakat mengurangi mobilitas di luar rumah. Tak mau sia-siakan waktu, warga sekitar RT 03 Kelurahan Juata Permai membuat kelompok tani khusus wanita.

Dikatakan Darmadi, Inisiator Kelompok Tani Wanita Camar Indah hal ini memang disengaja untuk memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lahan tanaman yang bertujuan mengurangi kost dapur selama pandemi.

“Untuk pemanfaatan pekarangan rumah saja sih ini jadi dibentuklah kelompok tani wanita, hitung-hitung mengurangi biaya sayur,” terangnya, Ahad (12/9/2021).

Baca Juga :  Nyaris Hangus, Dump Truck Angkut Kayu Olahan Terbalik Dekat GTM

Untuk jenis tanaman yang biasa ditanam warga cukup beragam, dari sayur hingga buah-buahan.

“Yang ditanam ada strawberry, tomat, timun, sawi, kangkung, buncis ya macam-macam lah,” imbuhnya.

Rasiem, Ketua Kelompok Tani Camar Indah merasa bersyukur dan berterima kasih kepada Ketua Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kaltara, Rachmawati Zainal yang telah memberikan bantuan berupa bibit tanaman.

“Alhamdulillah terbantu sekali, karena kita juga tidak menggunakan peralatan yang bagus hanya bahan bekas saja,” ujarnya.

Baca Juga :  Padahal Kasus Melandai, Tapi Pemerintah Pusat Tetapkan Tarakan Lanjut PPKM Level 4

Dalam pemanfaatan pekarangan ini memang Tani Camar Indah hanya memanfaatkan bahan seadanya seperti pot yang terbuat dari plastik bekas minyak goreng.

Sementara itu, Federasi Kebangkitan Buruh Indonesia (FKUI) Kaltara juga turut membantu warga dengan menebar benih ikan mas dan lele disekitar sungai Juata Permai.

Bibit yang ditabur juga merupakan bantuan dari Ibu Rachmawati Zainal.

Baca Juga :  Vaksinasi Merdeka dan Pemberian Sembako di Gedung Wanita kepada 1.000 Warga

“Sekitar 250 bibit yang kita tabur hari ini, dan dibantu oleh Ketua PKK Kaltara, kita mengadakan ini karena supaya masyarakat sadar tidak menyetrum dan meracun ikan-ikan lagi,” tutur Mesran Ketua FKUI Kaltara.

Diungkapkan nya kegiatan ini akan terus berlanjut mengingat pemerintah juga mendukung kegiatan pelestarian alam ini.

“Ada sekitar 3000 bibit lagi nanti kita besarkan dulu baru kita lepaskan lagi,” tukas dia.(*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed