oleh

Mentan Salurkan Program, DPRD Kaltara Minta Dinas Cepat Eksekusi Sebelum 3 Bulan

benuanta.co.id, TARAKAN – DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) meminta Pemerintah Provinsi Kaltara merespon dukungan Menteri Pertanian (Mentan) RI, DR. H. Syahrul Yasin Limpo, SH, M.Si, MH melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) serta bantuan program dan kegiatan pertanian kepada Pemprov Kaltara senilai Rp 16,9 miliar.

Ketua DPRD Kaltara, Norhayati Andris mengatakan kehadiran Mentan dinilai membawa dampak kemajuan bagi sektor pertanian di provinsi yang dipimpin oleh Gubernur Kaltara, Drs. H. Zainal Arifin Paliwang, SH., M.Hum.

“Kedatangan pak Menteri luar biasa ya, jarang-jarang menteri ke daerah membawa para dirjen yang lengkap dan beliau langsung mengarahkan dirjennya untuk menindaklanjuti potensi pertanian di Kaltara. Kami ingatkan dinas terkait jangan sia-siakan kesempatan ini,” ujar Norhayati kepada benuanta.co.id pada Senin, 13 September 2021.

Baca Juga :  Gelar Pasukan Ops Patuh Kayan, Polres Bulungan Sasar Lokasi Rawan Laka dan Pengendara Langgar Prokes

Norhayati menyatakan, Mentan juga sempat mengemukakan program-program yang dijalankan terbilang cukup banyak, salah satunya Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi petani dan pelaku usaha.

“Kata pak Menteri, Kaltara itu sangat berpotensi dan juga masih banyak lahan yang subur serta luas namun belum digunakan (Pertanian), kami berharap masyarakat Kaltara jangan lewatkan kesempatan tersebut untuk memulai usaha,” lanjutnya.

Baca Juga :  UKW Jenjang Muda di Kaltara, 46 Wartawan Raih Predikat Kompeten

DPRD Kaltara turut mendorong agar dinas terkait menjemput bola, karena Mentan sangat serius mendukung kemajuan pertanian dan kesejahteraan masyarakat Kaltara. Bahkan katanya, Mentan memberikan target waktu selama 3 bulan.

“Kami terus mendesak agar dinas terkait segera eksekusi, bila tidak bantuan tersebut akan kembali ke Kementrian kata pak Menteri,” tambahnya.

Meski begitu, syarat memperoleh program KUR dari Kementan yakni memiliki lahan, telah memulai usaha dan membentuk kelompok tani. Hal tersebut menurutnya agar mendapat kepercayaan dari perbankan.

Baca Juga :  UKW LSPR, Sekprov Harapkan Wartawan Kaltara Makin Kompeten dan Profesional

“Lahan di Kaltara masih banyak yang tidur dan perlu kerjasama masyarakat serta kelompok tani, jangan sampai ini menjadi cerita saja dan berlalu. Kemudian kita juga harus perbanyak penggunaan pangan lokal asal Kaltara seperti,” tutupnya. (*)

Reporter : Kristianto Triwibowo
Editor : Matthew/Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed