benuanta.co.id, TARAKAN – Akhiri tugasnya memimpin Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Tarakan, Ahmad Hidayat merasa kecewa besar atas perbuatan oknum anggotanya yang menjual vaksin Covid-19 jenis Sinovac.
Saat pers rilis pada Rabu, 8 September 2021 Polres Tarakan menyampaikan pihaknya berhasil menangkap VD, oknum aparatur sipil negara (ASN) Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) karena menjual vaksin Covid-19 jenis Sinovac.
Disampaikan Kepala KKP Tarakan, sosok VD merupakan staf administrasi di KKP Tarakan. Oknum tersebut tidak terlibat dalam layanan vaksinasi, namun begitu VD memanfaatkan situasi untuk menjual vaksin.
Kejadian tersebut terjadi saat detik-detik perpindahan tugas Kepala KKP Tarakan, Ahmad Hidayat yang selanjutnya menjabat sebagai Kepala KKP Padang Provinsi Sumatera Barat.
“Saya minta maaf atas perbuatan oknum anggota saya, itu diluar dari sepengetahuan saya karena memang fokus KKP ialah melayani masyarakat, bahkan kami harus menjangkau daerah-daerah perbatasan untuk melakukan vaksinasi,” terangnya.
Dalam hal pelayanan kesehatan pelabuhan termasuk vaksinasi, ia memastikan tak pernah membedakan pelayanan-pelayanan untuk masyarakat.
Pihaknya berjibaku mengejar target vaksinasi dengan bekerjasama dengan Lantamal XIII, Kodim 0907/Tarakan untuk memperluas jangkauan vaksinasi serta menutupi kekurangan jumlah SDM untuk melakukan vaksinasi.
Ahmad Hidayat telah menghabiskan waktunya selama 4 tahun lebih 2 bulan untuk berdinas di Kalimantan Utara. Baginya, suka duka memimpin KKP Tarakan menjadi tantangan dan pengabdian untuknya.
Selain medan yang begitu luas, KKP Tarakan pun terbatas dalam jumlah personil. Pihaknya memiliki 46 Aparatur Sipil Negara (ASN) dan 30 tenaga kontrak yang harus menjangkau seluruh kabupaten kota se Kaltara.
“Kaltara sangat luas geografisnya dengan kondisi wilayah yang berjauhan sehingga KKP Tarakan perlu kerja keras dan masih banyak lagi pekerjaan rumah kita seperti wilayah perbatasan, ada beberapa Pos Lintas Batas Negara (PLBN) yang baru dibangun,” jelas dia kepada benuanta.co.id pada Senin, 13 September 2021.
Kabarnya, dirinya bakal melangsungkan pisah sambut dengan Forkopimda se Kaltara sebelum ia berpindah tugas di tanah minang tersebut.(*)
Reporter : Kristianto Triwibowo
Editor: Ramli







