oleh

Gudang Terbakar di Gang Tambak, Diduga Api Bermula dari Sampah yang Dibakar

benuanta.co.id, TARAKAN – Kebakaran yang terjadi di Jalan Mulawarman Gang Tambak RT 15 diduga bekas kantor perusahaan swasta di Tarakan. Saat ini, api juga sudah dipadamkan.

Informasi yang diterima benuanta.co.id dari salah seorang warga yang turut ikut melakukan pemadaman, Yayan mengatakan lokasi yang terbakar merupakan sebuah lahan milik perusahaan.

“Saya gak tau pasti siapa yang punya lahan dan bangunannya. Yang jelas ini bekas kantor perusahaan,” terang Yayan.

Baca Juga :  Petir dan Hujan Lebat akan Guyur Tarakan hingga Dini Hari

Sebelum api membesar, warga sekitar sempat curiga dengan aroma asap yang dikeluarkan dari dalam bangunan.

“Kata warga yang tinggal dekat sini, sudah ada yang cium bau gosong begitu. Mungkin sudah dari magrib tadi,” cetusnya.

Tim benuanta.co.id memperoleh informasi, bangunan gudang yang terbakar. Dalam gudang tersebut berupa ban mobil, bensin dan bahan kimia.

Keterangan warga menyatakan penjaga gudang tersebut tak pernah mengindahkan peringatan warga tentang bahaya bakar sampah di tengah padat penduduk.

Baca Juga :  Diguyur Hujan dari Subuh, Jalan-Jalan Besar di Tarakan Terendam Banjir

Dikatakan Meli saksi yang kediamannya berada di sebelah Tempat Kejadian Kebakaran (TKK) mengatakan penyebabnya diduga dari pembakaran sampah.

“Habis magrib tadi tiba-tiba api besar, sepertinya itu karena bakar sampah karena itu kebiasaannya tiap hari. Tapi pas warga ingin membantu memadamkan api, orang yang jaga gudang itu lari,” ujar Meli.

Ketua RT 15 Gang Tambak Sumadi mengatakan bahwa bangunan tersebut mes tempat orang-orang pekerja bangunan.

Baca Juga :  Pemkot Tarakan Tegaskan Naik Banding Soal HGB THM

“Ya setau saja memang tempat mes bangunan, jadi orang-orang yang kerja bangunan tinggalnya di sana,” jelasnya.

Diakuinya pemilik bangunan sulit ditemui. “Susah juga diajak ngobrol, kami sering ajak 17an taj pernah muncul,” tukasnya.(*)

Reporter : Nicky Saputra/Kristianto Triwibowo/Endah Agustina

Editor: Ramli

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed