oleh

Diduga Mortir Masih Berserakan, Gegana Brimob Minta Masyarakat Laporkan 

benuanta.co.id, TARAKAN – Sebuah mortir aktif peninggalan Perang Dunia II yang ditemukan warga di belakang rumah milik Paul (41) warga RT.20 Kelurahan Pamusian, Kecamatan Tarakan Tengah pada Sabtu, 11 September 2021, diduga masih banyak tersisa di sekitaran lokasi.

Panit III Gegana Satbrimob Polda Kaltara, Bripka Iswanto menerangkan bahwa temuan mortir tersebut berukuran panjang 35 centimeter, lebar 9 cm dan berat kurang lebih 2 kilogram. Kemudian berbentuk panjang dan lancip pada ujung benda tersebut.

“Pantauan kita dari covernya, terlihat mortir ini masih aktif. Tingkat resikonya agar aman berada di jarak aman 500 meter,” ujar Bripka Iswanto kepada benuanta.co.id pada Sabtu, 11 September 2021.

Baca Juga :  Vaksinasi Merdeka dan Pemberian Sembako di Gedung Wanita kepada 1.000 Warga

Selanjutnya benda peninggalan Perang dunia II ini diamankan ke Mako Brimob Polda Kaltara. “Akan kita musnahkan di Mako Brimob,” sambungnya.

Pihaknya yang mendapat kabar dari Polsek Tarakan Barat, akui masyarakat setempat cukup proaktif melaporkan kepada pihak yang berwajib.

Meski begitu, ia menduga masih terdapat sisa-sisa mortir di area sekitar pemukiman dan pegunungan tersebut.

Baca Juga :  Sedang Nyekop Pasir, Seorang Pemuda Dikeroyok dan Ditikam

“Kalau pengalaman kita biasanya pasti ada lagi yang lain (Mortir) disekitarnya. Maka itu kami berharap apabila masyarakat menemukan atau melihat silahkan cepat laporkan ke kepolisian atau pihak yang berkompeten. Biasanya dilaporkan ke Polres Tarakan, nanti Polres yang segera teruskan ke kita,” tuturnya.

Petugas Den Gegana langsung mengamankan benda tersebut menggunakan bahan pelindung dan membawanya ke Mako Brimob Polda Kaltara, Kelurahan Karang Anyar.

Baca Juga :  Diguyur Hujan dari Subuh, Jalan-Jalan Besar di Tarakan Terendam Banjir

Paul yang merupakan suami dari Natalia yang menemukan mortir tersebut mengaku bersyukur atas cepatnya langkah petugas mengamankan mortir yang dibelakang rumahnya.

“Syukurlah sudah diamankan. Kita takutnya disini banyak anak-anak yang lalu lalang, kedepannya kami akan terus laporkan kalau ada temuan lagi,” tutup Paul setelah diamankannya mortir tersebut pukul 16.00 WITA.(*)

Reporter : Kristianto Triwibowo

Editor: Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed