oleh

Dekranasda Kaltara Mau Produk Lokal Kaltara Terkenal di Tingkat Nasional dan Internasional

benuanta.co.id, BULUNGAN – Usai melantik pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kaltara periode 2021-2024. Ketua Dekranasda Kaltara, Hj Rachmawati Zainal Paliwang bersama Wakil Ketua Dekranasda Kaltara Ping Yansen menyempatkan diri untuk melihat produk masyarakat berupa kerajinan tangan dan pangan lokal yang dipajang di stand pameran.

Rachmawati Zainal pun sangat mendukung usaha kecil menengah ini agar bisa setenar dengan produk yang ada di luar Kaltara.

“Kita ingin pangan lokal dan batik seperti di Jawa jadi komoditi yang bisa dibanggakan dan bisa menambah perekonomian keluarga. Ini juga bisa mengangkat Kaltara ke kancah nasional hingga internasional,” ujarnya kepada benuanta.co.id, Senin 6 September 2021.

Baca Juga :  Serapan APBN di Provinsi Kaltara Mencapai 60,14 Persen

Dirinya melihat untuk batik tidak kalah dengan yang lain, pasalnya memiliki koleksi yang beragam dan corak yang variatif. Dukungan pemerintah sendiri kata dia, Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang menganjurkan bagi setiap pegawai saat ada acara, momen selalu memakai produk lokal.

“Sedangkan dari kita Dekranasda setiap kali kita kunjungan seperti ke Jakarta itu memakai batik dan membawa oleh-oleh khas Kaltara ke sana untuk mempromosikannya,” jelasnya.

Dekranasda pun kerap mengikuti ajang pameran ke berbagai daerah yang mengenalkan produk lokal Kaltara. Bahkan beberapa produk telah diminta oleh Dekranasda pusat untuk dipamerkan melalui media sosialnya baik online maupun website.

Baca Juga :  Soal Ganti Rugi Lahan Bandara Juwata Tarakan, DPRD Minta Pemprov Kaltara Segera Fasilitasi

“Produk Kaltara yang paling digemari di luar seperti Pulau Jawa itu berupa tas anyaman yang berasal Malinau. Tentunya akan kami selalu membuat inovasi,” paparnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Dekranasda Kaltara Ping Yansen mengatakan pihaknya akan terus membangun potensi yang ada di daerah dan dikembangkan. Sehingga dengan adanya Dekranasda menjadi wadahnya untuk mengembangkan semua potensi yang dimiliki oleh setiap desa dan kecamatan.

“Kita latih dan bekali mereka dengan pengetahuan baik memproduksi kemudian memasarkan. Ini bagian tanggungjawab kita untuk membangun ekonomi masyarakat,” ucapnya.

Wanita yang menjabat sebagai Ketua DPRD Malinau ini mengatakan jika tugasnya untuk mensejahterakan para perajin ini, bagaimana mencintai produk yang dihasilkan kemudian inovasinya dan memasarkannya.

Baca Juga :  Gubernur Kaltara: HIPMI Melahirkan Pengusaha Lewat Diklatda

“Kita harap produk kita bisa bersaing, dengan catatan setiap daerah punya kelebihan masing-masing. Karya mereka ini harus diakui dan diangkat bukan malah ditenggelamkan, itulah membangun Indonesia,” tuturnya.

Ping Yansen berharap ke depannya pusat memberikan kesempatan kepada setiap daerah untuk menggunakan produk asal Kaltara. Setiap ada event nasional maka produk lokal itu yang digunakan.

“Hasil dari Kalimantan Utara itu bisa dipakai oleh Presiden, para menteri misalnya. Secara tidak langsung itu kita mendongkrak ekonomi masyarakat,” tutupnya. (*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *