oleh

Tekad Besar PAUD Anak Terang Gratiskan Pendidikan Bagi Seluruh Siswa

benuanta.co.id, TARAKAN – Demi mewujudkan akses pelayanan pendidikan yang merata bagi semua anak di masa pandemi Covid-19, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Anak Terang Karang Anyar menggratiskan pendidikan sepenuhnya kepada siswa guna memberikan kesempatan belajar dan mutu pelayanan pendidikan yang merata kepada anak-anak di Indonesia.

Meski baru terhitung hari sejak peresmian pada Rabu, 1 September 2021, namun cita-cita mendirikan PAUD Anak Terang sudah ada sejak 4 tahun silam, hingga kini PAUD tersebut dapat memulai kegiatannya yang beralamat di Jalan Bhayangkara Pasir Putih RT 57 Gang Lili 3 Nomor 1 Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Tarakan Barat.

“Saya mencita-citakan pendirian PAUD itu sejak tahun 2017, pada saat itu sedang aktif di salah satu organisasi pembinaan anak. Namun perjalanannya cukup panjang dan sulit, tapi henti-hentinya saya berdoa dan berdiskusi dengan orang-orang yang satu visi dengan saya,” terang Kornelius Silalahi, S.Th.,M.Pd selaku Penanggung jawab sekaligus pendiri PAUD kepada benuanta.co.id pada Ahad, 5 September 2021.

Baca Juga :  Hari Kedua Lost Contact, KM Subur Indah Belum Ditemukan

Sebagai seorang yang getol dalam aktifitas pendidikan, kepemudaan dan keagamaan, ia mengaku prihatin terhadap kenakalan anak dan remaja yang menurutnya setiap pihak harus berbuat mencarikan solusi terbaik.

Bagi Kornelius, untuk menghindari anak dan remaja dari kehidupan yang jauh dari kebaikan itu ditentukan oleh pendidikan salah satunya pendidikan sejak dini atau PAUD. “Orang tua tidak hanya menafkahi tapi juga mendidik agar anak memiliki pengetahuan dan karakter,” sambungnya.

Dengan tekadnya yang besar, pria berusia 32 tahun ini akhirnya Bertemu dengan orang-orang yang memiliki visi yang sama dengannya, hingga dipertemukan dengan salah satu Yayasan Cipta Asa Nusantara (CAN) yang fokus bergerak di bidang pendidikan dan pemerhati anak.

“Persiapannya sejak tahun 2021. Walau terdapat kendala saya selalu berdoa agar niat baik ini menemukan jalannya,” imbuh dia.

Niatnya kini tercapai, hingga pada hari Rabu, 1 September 2021 PAUD Anak Terang telah memulai pembukaan.

Baca Juga :  Tim SAR Gabungan Temukan Udi Meninggal Dunia, Operasi SAR Ditutup

Tak menunggu waktu lama, dihari itu juga pihaknya menetapkan jalannya pendidikan tersebut bebas biaya alias gratis yang meliputi pendaftaran dan SPP.

“Mengingat dimasa ini merupakan masa sulit akibat pandemi Covid-19. Semua lini terdampak seperti halnya pendidikan dan ekonomi. Sehingga dimasa pandemi Covid-19 tidak ada pembayaran bagi seluruh siswa,” tutur dia.

Terdapat 47 anak yang mendaftar hingga 1 September 2021. Sebagian besar peserta didik yang mendaftar, tergolong dari keluarga berkemampuan ekonomi menengah kebawah yakni orang tuanya berprofesi sebagai buruh harian lepas, petani yang menyewa lahan dan karyawan swasta.

Untuk menunjang pendidikan tersebut, terdapat 1 Kepala Sekolah, Fitriani dan 3 orang guru yang juga mengisi kursi struktur pengelolaan PAUD tersebut.

Katanya, ia memiliki alasan mendasar untuk menamai PAUD bernama Anak Terang itu. Dimana menurutnya, nama tersebut memiliki arti agar setiap peserta didik dapat menjadi generasi yang terang dalam karakter, pengetahuan dan masa depan.

Baca Juga :  Emban Tugas Besar, Nicky Saputra Dinobatkan Sebagai Ketua PWI Termuda se-Indonesia

Pria yang bekerja sebagai staf di salah satu Perusahaan Umum Daerah (Perumda) yang ada di Kota Tarakan itu optimis kelanjutan PAUD Anak Terang dapat berjalan dengan lancar meski tergolong tak memungut biaya dari orang tua siswa.

“Selama ini hanya menggunakan dana pribadi saya untuk seragam guru, konsumsi pembukaan, operasional. Kedepannya untuk insentif guru kami belum bisa memastikan, karena saya dan mereka semua bertekad menganggap hal ini sebagai pengabdian dan pelayanan bagi orang banyak,” ungkapnya.

Selama pandemi Covid-19 ditambah PPKM Level IV, jelas dia bahwa PAUD Anak Terang melangsungkan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dengan menerapkan protokol kesehatan yakni seminggu 2 kali dengan kurun waktu satu jam setiap pertemuannya. Pendidikan tersebut melayani jenjang Play group dan TK Besar.(*)

Reporter: Kristianto Triwibowo

Editor: Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *