oleh

Empat Tersangka Diamankan Polsek Tarbar, Dalang Pencurian 15 Tangki Profil

benuanta.co.id, TARAKAN – Kepolisian Sektor (Polsek) Tarakan Barat berhasil mengamankan 4 orang pelaku yang diduga menjadi dalang dari pencurian profil tank air atau tendon, sebanyak 15 unit barang bukti diamankan di Polsek Barat, Senin (6/9/2021).

Pasalnya, aksi dari 4 pemuda tersebut sempat viral di media sosial (medsos) sejak 30 Agustus 2021 lalu yang diunggah oleh salah satu korban pencurian profil tank air di kanal facebooknya miliknya.

Kapolsek Tarakan Barat IPTU Angestri mengatakan, telah mengamankan 4 pemuda berinisial AB, RI, BE, dan MA dari 3 laporan yang berbeda sejak 29 Agustus 2021 lalu.

Baca Juga :  Sering Jual Togel, Pria Paruh Baya di Tanjung Selor Hulu Ditangkap Polisi

“Keempat pelaku diamankan dengan waktu yang terpisah, dan tempat kejadian yang dijadikan target oleh pelaku juga acak, ujar Angestri, Senin (6/9/2021).

Barang bukti yang diamankan pun terbilang cukup banyak dan memakan sebagian halaman depan Polsek Barat, total sebanyak 15 unit profil tank air dengan ukuran yang beragam diamankan, 1 unit mobil pick up Suzuki berwarna hitam dan 1 unit motor Yamaha.

Baca Juga :  Polda Kaltara Atensi Tindakan Vaksin Berbayar dan Pemalsuan PCR 

Berdasarkan laporan yang diterima dari korban, Angestri menjelaskan baru ada 3 orang yang terdaftar sebagai korban dari aksi yang dilakukan para pelaku.

“Yang terdaftar baru ada 3 antara lain, berinisial SU di Kelurahan Sebengkok, RA di Kelurahan Gunung Lingkas dan Nu Kelurahan Juwata Permai. Dari sini terlihat pelaku melakukan aksi secara acak,” terangnya.

Modus operandi yang dilakukan pelaku yakni secara bersama-sama mengambil profil tank dengan cara membuka dan melepas soft draft saluran air pada profil tank tersebut untuk mengosongkan air yang berada di dalam profil.

Baca Juga :  Simpan Sabu di Kotak Susu, 4 Pengedar Jaringan Kaltara - Sulsel Ditangkap

“Para pelaku mengangkut profil yang sengaja dikosongkan dengan menggunakan mobil pick disewa oleh pelaku,” pungkasnya.

“Atas kejadian tersebut pasal yang disangkakan kepada pelaku yakni Pasal 363 ayat (1) ke 3 dan ke-4 KUHPidana dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 7 tahun,” tutupnya.(*)

Reporter: Matthew Gregori Nusa
Editor: Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *