oleh

Penanganan Pasien Covid-19 di Pos Karantina, Pemprov Bantu Bulungan Sebesar Rp 4 M

benuanta.co.id, BULUNGAN – Pos karantina (Poskar) yang bertempat di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bulungan yang digunakan untuk merawat pasien yang terpapar Covid-19.

Kini mendapatkan pasokan anggaran dari Pemerintah Provinsi Kaltara, jumlahnya sekitar Rp 4 miliar. Dana tersebut untuk membantu penanganan Covid-19.

“Poskar inikan menjadi tanggungan kami melalui dana APBD. Sementara ini kemampuan APBD kita memang terbatas untuk membiayai masyarakat kita di poskar itu sendiri,” ucap Bupati Bulungan Syarwani kepada benuanta.co.id, Jumat 3 September 2021.

Baca Juga :  Gubernur Kaltara Targetkan Jalan Malinau Krayan Tembus

Dia mengatakan dirinya bersama Wakil Bupati Bulungan Ingkong Ala sekitar 3 bulan lalu menyampaikan surat kepada Pemprov Kaltara untuk meminta bantuan anggaran untuk penanganan Covid-19 di Poskar. Karena ada mekanisme yang harus dilalui, hingga akhirnya ada komitmen dari Gubernur Kaltara untuk membantu.

“Kami sangat berterimakasih atas keseriusan bapak Gubernur karena mendapat bantuan untuk penanganan di Poskar tersebut. Jumlahnya sekitar Rp 4 miliar,” sebutnya.

Kata dia, anggaran tersebut ditaksir mampu membiayai operasional di Pos Karantina itu hingga akhir tahun 2021, yang mana memang saat ini kekurangan anggaran.

Baca Juga :  NIK Jadi NPWP, KP2KP Tanjung Selor Sosialisasikan UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan 

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kaltara Denny Harianto mengatakan bantuan anggaran Rp 4 miliar memang di khususkan untuk penanganan Covid-19 bagi Pemkab Bulungan.

“Jadi anggaran itu nantinya ditujukan untuk membantu biaya operasional Pos Karantina. Bantuan tersebut adalah wujud sinergitas antara Pemprov Kaltara dengan Pemkab Bulungan,” ujar Denny Harianto.

Baca Juga :  61,7% Desa Capai ODF, Dinkes: Edukasi ke Masyarakat Terkendala

Dia mengatakan jika selama Poskar digunakan untuk merawat pasien yang terpapar Covid-19, anggaran dari APBD Bulungan telah banyak dikucurkan. Pihaknya melihat anggaran itu nantinya ditargetkan mengejar dampak langsung kepada masyarakat dan terkait penanganan Covid-19.

“Selama Pos Karantina dibuka, telah banyak anggaran yang dihabiskan dari APBD Bulungan,” paparnya.

Denny menambahkan jika dana Rp 4 miliar ini telah dimasukan ke dalam rancangan APBD Perubahan 2021. (*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *