oleh

Bupati Ibrahim Ali Targetkan KTT Sabet APIP dan Pengelolaan MCP

benuanta.co.id, TANA TIDUNG – Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali menghadiri secara virtual launching sinergitas pengelolaan Monitoring Centre For Prevention (MCP) dan Rakorwasdanas Tahun 2021 bersama KPK, Kemendagri dan BPKP di ruang rapat Wakil Bupati KTT, Selasa, 31 Agustus 2021.

Dalam kegiatan yang berlangsung selama empat sesi ini, Bupati Ibrahim Ali didampingi Sekretaris Daerah, Inspektur Kabupaten Tana Tidung, dan Kepala BPKAD. Serta turut dihadiri secara daring juga, Menteri Dalam Negeri, Ketua KPK, Kepala BPKP dan seluruh pimpinan provinsi dan daerah se-Indonesia.

Sesi pertama dimulai dengan launching pengelolaan bersama MCP oleh Kemendagri, KPK dan BPKP, dilanjutkan arahan dari ketua KPK dengan tema MCP sebagai salah satu instrument dalam pemberantasan korupsi di daerah.

Pada sesi kedua, yakni launching aplikasi Sistem Informasi Pengawasan Inspektorat Jendral (SIWASIAT) yang mana sistem ini merupakan aplikasi yang dibangun oleh Kemendagri untuk memenuhi kebutuhan pengawasan di era digitalisasi pemerintahan.

Baca Juga :  Mundur di Expo APKASI 2022, Bupati KTT Fokus Layani Masyarakat

Selain itu, Mendagri juga menyerahan apresiasi piagam penghargaan kepada 10 pemerintah daerah provinsi yang telah secara tepat waktu menindaklanjuti hasil pengawasan Inpektorat Jenderal Kemendagri. Sesuai dengan pasal 27 PP 12 tahun 2017 tentang Binwas Pemda yang mengamanatkan kepala daerah, wakil kepala daerah dan kepala perangkat daerah yang wajib menindaklanjuti hasil pengawasan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) paling lambat 60 hari setelah hasil pengawasan diterima dan ditutup dengan diskusi panel pemantapan Binwas Pemda.

“Saya berharap kedepannya seluruh daerah yang saat ini sudah berhasil bisa selalu konsisten tepat waktu dalam penyelesaiannya di masa mendatang, sekaligus bisa menjadi contoh bagi daerah lain untuk menyelesaikan secara tepat waktu juga untuk tindak lanjut hasil pengawasannya,” ungkap Mendagri Muhammad Tito Karnavian.

Baca Juga :  Bupati Ibrahim Ali Hadiri Rapat Pengendalian Inflasi Daerah Kaltara

Menanggapi itu, Bupati Ibrahim Ali berharap kedepannya Kabupaten Tana Tidung dapat mencontoh 10 daerah yang sudah mendapatkan penghargaan.

“Kita berharap kedepannya Kabupaten Tana Tidung dapat seperti daerah lain yang tepat waktu dalam menindaklanjuti hasil pengawasan APIP dan Pengelolaan Monitoring Centre For Prevention (MCP), sehingga menjadi kabupaten yang lebih baik. Agar Kabupaten Tana Tidung ini seperti yang kami rumuskan menjadi satu kalimat visioner yaitu terwujudnya Tana Tidung bermartabat, sejahtera, indah dan humanis (BERSIH),” ujar Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali

Diketahui dalam pengelolaan Monitoring Centre for Prevention (MCP) lebih menekankan terhadap langkah pencegahan korupsi di daerah. Terdapat 8 indikator progres keberhasilan daerah dalam upaya pencegahan praktik korupsi. Di antaranya yaitu perancanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, pelayanan terpadu satu pintu, Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) atau inspektorat, manajemen ASN, optimalisasi pajak daerah, manajemen aset daerah dan tata kelola dana desa.

Baca Juga :  Ibrahim Ali Resmi Buka Turnamen Sepak Bola Karang Taruna Cup 2021

Hasil yang diharapkan melalui pelaksanaan kegiatan ini meliputi 3 hal. Yakni terbangunnya komitmen tingkat pusat dan Pemda dalam pelaksanaan aksi pencegahan korupsi yang dilaporkan melalui MCP dan diharapkan meningkatnya awareness kepala daerah terhadap peran dan fungsi APIP.

Dalam melakukan pengawasan penyelanggaraan, sehingga dapat terbangun kesamaan persepsi terhadap kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah dalam pengelolaan keuangan daerah di masa pandemi Covid-19, serta fokus sasaran pengawasan penganggaran Pemda. (bn3)

Editor : Yogi Wibawa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *