oleh

Jemput Bola, Kodim 0907 Serbuan Vaksin ke Pulau Sadau

benuanta.co.id, TARAKAN – Program vaksinasi untuk mewujudkan kekebalan atau Herd Immunity kembali digelar oleh Kodim 0907 Tarakan.

Menariknya, vaksinasi ini menyasar warga Pulau Sadau yang merupakan pulau terluar Kota Tarakan yang masih masuk dalam bagian Kelurahan Karang Harapan, Kecamatan Tarakan Utara.

Komandan Kodim 0907 Tarakan melalui Danramil 0907/04 Tarakan Utara, Lettu Czi Jaffar Maluru mengatakan animo warga Sadau terhadap vaksinasi yang dilangsungkan di RT 13 ini sangat tinggi.

“Saya lihat Alhamdulillah antusiasnya cukup tinggi. Ini pertama kali dilaksanakan di luar Tarakan, tepatnya di pulau terluarnya Tarakan,” ujar Lettu Czi Jaffar Maluru kepada benuanta.co.id, Rabu (25/8/2021).

Baca Juga :  Butuh Donasi, Ahmad Dirga Arafah Asal Berau Diduga Idap Tumor di RSUD dr. Jusuf SK

Jaffar juga menerangkan, bahwa nantinya akan digelar kembali proses vaksinasi untuk dosis ke dua dengan sistem jemput bola seperti yang dilakukan hari ini. Adapun total personel yang diterjunkan hari ini sebanyak 20 orang, terdiri dari TNI AL, Pos Kesehatan Kodim dan tiga dokter yang bertugas sebagai vaksinator.

“Jadi nanti akan kembali dilakukan untuk dosis kedua. Harus bisa tuntas agar masyarakat bisa terbentuk herd immunity, kebal melawan Covid-19. Untuk vaksinnya kita gunakan Sinovac, total dosis yang disiapkan sekitar 50 dosis yang menyasar 50 KK di RT 13,” terangnya.

Baca Juga :  Tekan Angka Kemiskinan, Ekonom Sebut UMKM dan Investasi Kaltara Mempengaruhi 

Lurah Karang Harapan Opniel Sangka yang juga turut hadir mengatakan, pihaknya tentu mendukung vaksinasi tersebut. Bahkan jauh hari, dia bersama jajarannya juga telah melakukan sosialisasi kepada warga Pulau Sadau.

Pun demikian, dia menjelaskan dari keseluruhan 104 jiwa penduduk Pulau Sadau. Kemungkinan tidak semua dapat mengikuti vaksinasi karena sebagian warga yang harus bekerja di laut sebagai nelayan.

Baca Juga :  Tak Indahkan Perda, 3 Pedagang Buah Musiman Kena Denda

“Kalau yang divaksin hari ini kurang lebih 30 orang,” singkat Opniel.

Sekadar informasi, proses jemput bola untuk melakukan vaksin ini juga tidak membutuhkan waktu yang lama. Sebab, jarak Pulau Sadau dan kota induknya, yakni Tarakan cukup dekat sekitar 5 menit perjalanan sudah bisa sampai menggunakan perahu ketintinting atapun speedboat. (*)

Reporter : Endah Agustina/Kristianto Triwibowo

Editor : Yogi Wibawa/Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *