oleh

Satpol PP dan PMK Gelar Swab Massal, Dua Sampel Terkonfirmasi Positif Corona

benuanta.co.id, TARAKAN – Satuan Kepolisian Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tarakan menggelar swab massal untuk anggota Pol PP dan Pemadam Kebakaran (PMK) di Mako Satpol PP Tarakan, Selasa (24/8/2021).

Kepala Satpol PP Kota Tarakan, Hanip Matiksan mengungkapkan kegiatan vaksinasi ini merupakan instruksi dari Walikota Tarakan untuk melaksanakan swab ASN maupun non ASN.

“Jadi ini sesuai instruksi walikota, kami diminta melaksanakan swab antigen dan Alhamdulillah kali ini dilaksanakan,” ungkap Hanip kepada benuanta.co.id, Selasa (24/8/2021).

Swab massal ini dibagi dua tahap, tahap pertama sejumlah 125 orang dan kedua 129 orang. “Dilaksanakan dua kali ya, hari ini 125 orang. Nanti hari Kamis 129 orang jadi ini jumlahnya untuk Satpol PP dan PMK termasuk tenaga honornya juga,” terang Hanip.

Baca Juga :  Tekan Persoalan Banjir, DPUTR Sediakan Layanan Aduan Banjir

Hanip mengakui ada 12 orang anggotanya yang positif dan tengah menjalani masa isolasi mandiri.

“12 orang sedang isoman, nah ini juga kami tracing untuk orang terdekatnya yang kontak erat kami minta dia isoman juga lalu diswab kembali,” katanya.

“ASN maupun non ASN semuanya wajib swab, jika tidak akan disanksi. Kalau ASN sanksinya PP 53 kalau non ASN diberhentikan. Lagian ini bagus untuk memutus rantai Covid 19,” tambahnya.

Baca Juga :  Legenda Telur Pecah Kaltara Wakili Indonesia dalam Festival Film Asia

Meski begitu, Hanip Matiksan menegaskan anggota yang positif akan langsung menjalani masa isoman dengan pantauan ketat dari Puskesmas terdekat.

“Sesuai aturan Dinkes dan sesuai pengalaman juga yang positif akan langsung isoman selama 14 hari, dan juga dalam prosesnya nanti Puskesmas yang akan mengontrol langsung keadaannya,” tuturnya.

Bahkan, pihaknya juga telah melakukan tracing terhadap anggota yang memiliki kontak erat dengan yang terpapar.

Baca Juga :  Hadir di Hadapan Para Pendemo, Walikota Khairul : Beri Kami Waktu

“Kita langsung tracing ya dan sudah diketahui juga ada beberapa orang yang satu ruangan nanti isoman tetap lima hari lalu diswab kembali, jika negatif boleh turun kembali kerja,” imbuhnya.

Lanjutnya, bagi anggota yang menjalani isoman juga akan diberikan obat-obatan dan vitamin dari Puskesmas setempat.

“Sebagai bentuk perhatian juga akan diberikan obat, antivirus, paracetamol dan vitamin juga sembari dikontrol kesehatannya,” tukas dia. (*)

Reporter : Endah Agustina

Editor : Yogi Wibawa/Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *