oleh

Bertambah 1 Orang Meninggal Dunia Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Malinau, Total 69 Orang

benuanta.co.id, MALINAU – Angka kematian akibat terpapar Covid-19 di Kabupaten Malinau masih bertambah. Hal ini juga diakibatkan kembali meningkatnya klaster lokal Covid-19 di Malinau.

Bahkan angka kematian karena Covid-19 di Kabupaten Malinau, kini menyentuh angkat 69 pasien. Jumlah itu meningkat dua kali lipat, dibandingkan dengan beberapa pekan yang lalu.

“Awal agustus lalu kita masih mencatat 33 korban meninggal dan hari ini kita menemukan lagi 1 korban meninggal akibat Covid-19, jadi total sudah ada 68 pasien terkonfirmasi Covid-19 yang meninggal di Kabupaten Malinau,” kata kepala Dinas Kesehatan(Dinkes) kabupaten Malinau dr. John Felix Rundupadang, Senin (23/08/2021).

Baca Juga :  Jari Pria Paruh Baya Nyaris Putus Akibat Cincin Batu Akik

John menjelaskan, korban meninggal terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Malinau, masih didominasi oleh orang yang berumur 50 tahun ke atas.

“Ada yang berumur 40 tahun, tapi hanya beberapa, yang dominan itu umur 50 tahun keatas. Karena memang yang usia segitu lah yang paling rawan, terutama yang memiliki penyakit bawaan,” ungkapnya.

Dari total semua penambahan korban meninggal terkonfirmasi Covid-19 itu, John membeberkan hampir semuanya masih didominasi oleh pasien yang memiliki penyakit bawaan, seperti diabetes, paru-paru, jantung dan sebagainya.

Baca Juga :  Jari Pria Paruh Baya Nyaris Putus Akibat Cincin Batu Akik

“Kalau spesifiknya itu mungkin pihak RSUD yang lebih paham detailnya. Tapi untuk diabetes dan penyakit bawaan lainnya ini, memang sangat mempengaruhi kondisi pasien terkonfirmasi,” jelasnya lagi.

“Karena sebelumnya juga rata-rata yang memiliki penyakit diabetes ini, itu penyakitnya akan semakin ganas bila ditambah Covid-19. Maka dari itu kita juga harus menjaga pola makan sehat, agar tidak memiliki penyakit, selain Covid-19,” tutupnya.(*)

Baca Juga :  Jari Pria Paruh Baya Nyaris Putus Akibat Cincin Batu Akik

Reporter: Osarade

Editor: Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *