oleh

Kelompok Wanita Tani di Lumbis Nunukan Antusias Bercocok Tanam 

benuanta.co.id, NUNUKAN – Badan Ketahanan Pangan Kementrian Pertanian Republik Indonesia, melalui Dina pertanian kabupaten Nunukan melaksanakan kemandirian pangan masyarakat untuk mencukupi kebutuhannya bahkan bisa menjadi sumber tambahan penghasilan dengan memanfaatkan sumber pangan di lahan pekarangan rumah, yang dikenal dengan Pekarangan Pangan Lestari (P2L).

Kegiatan P2L bukan hal yang baru bagi masyarakat Indonesia khususnya di Kabupaten Nunukan. Karena disekitar pekarangan rumah warga sering kali terlihat tanaman seperti tanaman hias, bahkan ada cabe, daun bawang, serai, daun seledri, singkong atau tanaman buah-buahan.

Saat ini melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Nunukan telah memberikan bantuan-bantuan P2L bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) di beberapa wilayah, yakni di Kecamatan Nunukan, Nunukan Selatan, Sebatik Barat, Sebatik, Sei Menggaris, Tulin Onsoi, Lumbis bahkan Krayan dengan berbagai sumber anggaran pemerintah.

Baca Juga :  HUT ke-22 Nunukan, Laura Luncurkan Anjungan Dukcapil Mandiri

Tentu pemerintah berharap dengan adanya bantuan tersebut agar masyarakat mulai dan mau mengembangkan tanaman-tanaman di sekitar pekarangan rumah warga. Selain itu pemerintah berharap agar kebutuhan pangan tersedia di sekitar rumah bahkan bisa menjadi sumber tambahan penghasilan bagi keluarga.

Program bantuan ini juga ternyata menjadi salah satu upaya bagi masyarakat dalam pencegahan status stunting bagi anggota keluarga. Bahkan masyarakat menyambutnya dengan baik dengan hasil yang sungguh sesuai harapan pemerintah dan menjadi sumber pangan masyarakat di sekitar.

Baca Juga :  Cerita Jesica, Kuliah Sembari Mengajar di SDN 012 Desa Binusan Nunukan

Dikatakan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Lumbis Hadijah, mengatakan, bantuan-bantuan P2L ini adalah anggaran dari pusat kemudian diserahkan ke daerah karena ada proposal pengajuan dari KWT 2019 sehingga dapatlah pada tahun 2021 ini.

“Bulan Maret kemarin dapat dan saat ini msih lanjut, karena anggaranya 2 periode selama 1 tahun,” kata Hadijah, Kepada benuanta.co.id, Ahad (22/8/2021).

Dia juga berharap kegiatan P2L KWT Ansilulum di Desa Libang Kecamatan Lumbis, dapat bertambah maju dan sukses, karena ibu-ibunya selalu kompak dan semangat. “Kami disini selalu kompak karena jika ada kegiatan PPL nya saling membantu dan memotivasi,” jelasnya.

Baca Juga :  PKK Sebuku Juara Lomba Menu Kudapan Pangan Lokal

Selain itu Hadijah juga menggunakan jika sudah waktunya panen sayur dia selalu membantu menjualkan, dan ada juga sebagian dari masyarakat setempat yang membeli. “Uangnya untuk kas Kelompok,” tandasnya.

Ada pun sayur yang ditanam seperti Kangkung, bayam, Kacang panjang, Timun, dan terong, Lombok, tomat. (*)

Reporter: Darmawan

Editor: Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *