oleh

Komunitas Balap Ketinting Kaltara Konvoi Kibarkan Bendera Merah Putih di Sungai Kayan

benuanta.co.id, Bulungan – Komunitas Balap Ketinting Kaltara (KBKK) ambil bagian mengibarkan bendera merah putih sebagai wujud rasa nasionalisme di hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-76.

Menurut Ketua Komunitas Balap Ketinting Kaltara, Alink, kegiatan ini diikuti oleh puluhan pembalap ketinting di Kaltara.

“Kita memang sudah rencanakan kegiatan ini, sebagai wujud rasa bangga kita terhadap Indonesia kita kibarkan merah putih di sungai Kayan, ” ujar Alink.

Ia berharap kegiatan positif seperti lomba balap ketinting mendapatkan support dari pemerintah daerah di Kaltara. Peminat lomba balap ketinting di Kaltara menurutnya sangat banyak. Apalagi dari kalangan pemuda.

Baca Juga :  Bulungan Dinyatakan PPKM Level 1, Bupati Imbau Prokes Jangan Kendur

“Pemerintah di daerah baik kabupaten dan provinsi, pak Gubernur, pak Bupati, bantulah beri dukungan sama kegiatan positif kita, ini juga bagian bagian dari upaya kita sebagai pemuda menjauhi perbuatan negatif seperti narkoba, ” jelas Alink.

Sementara itu, Dilan, wakil ketua komunitas ini menambahkan, sebaiknya pemerintah di daerah setiap momen tertentu bisa mengadakan perlombaan balap ketinting di Kaltara.

Baca Juga :  NIK Jadi NPWP, KP2KP Tanjung Selor Sosialisasikan UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan 

“Kalau bisa macam hari besar begini kan, bikinlah event balap ketinting, saya yakin peminat dari masyarakat pun antusiasmenya tinggi mau melihat, inikan ada unsur kearifan lokalnya, ” tandas Dilan.

Balap ketinting di Kaltara, khususnya Bulungan belakangan ini mulai ramai. Diketahui, perahu balap yang digunakan berbahan kayu yang dibuat sendiri oleh lingkungan pembalapnya.

Baca Juga :  Lupa Cabut Kunci, Motor Matic Ini Raib di Teras Pemilik

Adapun mesin penggerak perahu ini memanfaatkan mesin yang biasa disebut mesin ketinting dengan kekuatan di bawah 15 PK. Joki balap ketinting pun harus bisa mengendalikan perahu balapnya di atas permukaan air.

Tentu lomba ini memacu adrenalin. Tak jarang setiap perlombaan ada yang mengalami insiden seperti karam di sungai. (*)

Sumber: Press Release KBKK

Editor: Ramli

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *