oleh

Eksekusi Lahan untuk Wisata Pantai Amal, Masyarakat Setuju Karena Ada Gantinya

benuanta.co.id, TARAKAN – Eksekusi lahan dan rumah masyarakat sekitar Pantai Amal untuk pembangunan telah dilakukan hari ini.

Walikota Tarakan, dr. Khairul, M. Kes turun langsung ke lokasi pembongkaran rumah dan lahan milik warga sekitar.

Dituturkannya kepada benuanta.co.id, beberapa waktu lalu sempat ada penolakan dari masyarakat untuk pembongkaran.

“Pemahaman masyarakat kadang-kadang dia tidak paham, bertahan dengan suratnya. Kita juga sebenarnya sudah pegang surat, tapi tadi saya langsung turun dan bicara baik-baik tidak ada masalah,” tutur Khairul.

Baca Juga :  Keputusan Megawati Dinilai Tepat, Kader PDIP: Norhayati Diminta Legowo

Lokasi untuk pengeksekusian kali ini adalah lahan milik H. Baso Gunawan (80). Ia menerangkan bahwa telah diberikan kompensasi atas lahan yang dieksekusi.

“Solusinya tadi sudah ada dikasih kompensasi sesuai kemampuan dan kita terima juga, kita mau bertahan susah juga,” ujar nya.

H. Baso bercerita bahwa telah tinggal di daerah RT 5 ini semenjak tahun 1972 dengan berjualan untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Baca Juga :  Warga Tolak Pembangunan TPS, DLH : Menolak dalam Rangka Apa ?

“Mau bertahan tetap kena juga, saya disini dari tahun 1972 jualan macam-macam juga kayak cukur rambut, air bor juga,” jelasnya.

Kendati demikian, Baso mengaku cukup senang karena mendapatkan ganti berupa lahan dan rumah yang telah disediakan Pemkot Tarakan.

“Ada lahan baru juga saya terima karena pergantian dari watas kami yang diambil jadi itu yang dikasih, tidak papa juga karena ada gantinya kalau tidak ada gantinya ya kami ndak setuju” tegasnya. (*)

Baca Juga :  Demonstran Minta Polisi Tangkap Pelaku dalam Waktu Seminggu

Reporter : Endah Agustina

Editor: Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *