benuanta.co.id, TARAKAN – Warga sekitar Embung Bengawan Kelurahan Juata Kerikil mengeluhkan hingga hari ini pihaknya yang berdekatan dengan salah satu sumber air PDAM Tirta Alam Kota Tarakan tapi belum tersambung layanan distribusi air bersih.
Dari 118 Kepala Keluarga (KK) yang bermukim di Jalan Swadaya RT 1 Kelurahan Juata Kerikil, namun hanya sedikit yang baru merasakan layanan air bersih PDAM tersebut.
Dikemukakan Ketua RT 1, Bahtiar ia sangat menyayangkan program unggulan Wali Kota Tarakan dr. H. Khairul, M.Kes berupa Sambungan Rumah (SR) Gratis tidak dirasakan penuh oleh warganya yang bermukim di sekitar salah satu sumber air PDAM di Kota Tarakan itu.
“Baru 45 KK yang tersambung PDAM, itupun baru 2 tahun berjalan semenjak bertahun-tahun dibangunnya embung. Progam sambungan gratis dari Walikota memang PDAM sudah pernah menjanjikan ke kami tapi belum ada kejelasan sampai sekarang,” beber Bahtiar kepada benuanta.co.id pada Sabtu, 14 Agustus 2021.
Bahkan, seringkali warga sekitar Embung Bengawan itu alami kekeringan air bersih ketika kemarau dan menggantungkan diri kepada penjual air bersih. “Per Minggu warga harus mengeluarkan uang 150 ribu untuk membeli air, sementara sebagian besar warga kami berprofesi sebagai petani,” ungkap pria berusia 42 tahun itu.
Hal ini pun sering disampaikannya melalui forum Musrenbang dan reses anggota DPRD Tarakan Dapil Tarakan Utara, namun tak juga membuahkan hasil.
“Alasannya belum ada pemasangan pipa induk, tapi di gang sebelah yang juga di RT 1 sudah terpasang kok di titik lain belum terpasang,” ucapnya.
Meski begitu, saat ditanyakan apakah pihak PDAM pernah mengambil langkah kata Bahtiar pernah. Pantauannya, instansi yang dipimpin oleh Iwan Setiawan itu sudah mulai melakukan penggalian pipa dan pengukuran penyambungan ke rumah warga.
“Sudah kurang lebih 7 tahun embung dibangun, belum jelas juga kapan realisasi pelaksanaannya,” jelas Ketua RT 1.
Ia berharap agar Pemerintah Kota Tarakan terlebih PDAM Tirta Alam Kota Tarakan segera mungkin menghadirkan keadilan pelayanan air bersih kepada warganya, karena air bersih merupakan kebutuhan pokok.
Sementara itu, Direktur PDAM Tirta Alam Kota Tarakan Iwan Setiawan menyatakan pihaknya telah memulai upaya untuk menghadirkan pelayanannya bagi warga sekitar Embung Bengawan.
“Kami sementara mengerjakan pipa tersiernya.
Tunggu Instalasi Pengolahan Air (IPA) Embung Bengawan selesai, rencana bulan Desember tahun ini selesai,” tutur Iwan kepada benuanta.co.id pada Sabtu, 13 Agustus 2021.
Iwan memastikan semua tahapan pengerjaan tersebut bakal dilakukannya. “Setelah semua selesai baru kita sambungkan ke warga di sekitar Embung Bengawan,” tutup dia. (*)
Reporter: Kristianto Triwibowo
Editor: Rami







