Angka Kematian Akibat COVID-19 di Nunukan 89 Orang, Pemkab Imbau Warganya Tetap Taati Prokes

benuanta.co.id, NUNUKAN – Kasus kematian selama pendemi Covid-19 di Kabupaten Nunukan sudah mencapai 89 orang yang tersebar di beberapa kecamatan.

Angka kematian di Nunukan terbanyak di tiga Kecamatan seperti di Nunukan Selatan 44 orang dan Sebatik Timur sebanyak 8 orang. Untuk diwilayah dapil tiga dominan di kecamatan Tulin Onsoi yakni 6 orang, dan Lumbis 4 orang.

Sedangkan di delapan kecamatan lainnya tidak terdapat angka kematian akibat terpapar COVID-19.  “Jumlah Kasus kematian akibat covid-19 sebanyak 89 orang, yang tersebar di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Nunukan,” kata Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Nunukan Hasanuddin, Ahad (15/8/2021).

Baca Juga :  Deteksi Penyakit Menular, Lapas Nunukan Gencarkan Screening Warga Binaan

Di Kabupaten Nunukan memiliki  tempat pemakaman Covid-19 yakni pemakaman terpadu, namun saat ini belum membuka pemakaman di tempat umum.

Sejak awal Agustus tim BPBD Nunukan bergabung dalam proses pemakaman pasien Covid 19 mengalami kesulitan, namun seiring berjalannya waktu kendala maupun hambatan dapat dilalui dengan baik.

Hasanuddin mengakui sangat kewalahan pada awal bulan Agustus, dalam mengatur pemakaman karena dalam sehari ada 6 pemakaman yang dialkukan, namun seiring waktu hal itu bukan lagi kendala bagi mereka tim relawan Covid-19.

Baca Juga :  Bupati Irwan Buka Musrenbang Kewilayahan Pulau Nunukan Tahun 2026

“Pemakaman yang kami lakukan dari pagi hingga malam hari, itu karena banyaknya yang meninggal dunia karena covid-19,” jelasnya.

Tidak henti-hentinya Hasanuddin meningatkan kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mencuci tangan dan mengurangi mobilitas.(*)

Reporter:  Darmawan
Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *