Sebelum Terjadi Longsor, Warga Mendengarkan Tanah Bergemuruh

benuanta.co.id, TARAKAN – Tanah longsor di Kelurahan Sebengkok RT.20 sempat dirasakan bergemuruh oleh warga setempat yang juga bermukim di area lereng tebing.

Salah satu tetangga korban, Fatmah yang berada di samping kediamannya mengatakan sempat mendengar dan melihat tanah bergerak sekitar pukul 01.00 WITA.

“Saya keluar dari pintu mendengar gemuruh dan longsor menimpa rumah itu,” ujar dia kepada benuanta.co.id.

Baca Juga :  Satlantas Polres Tarakan Tilang 30 Kendaraan, Sasar Knalpot Brong dan Balap Liar

Kata Fatmah, di kediaman korban dihuni 3 orang yakni Sabran (Kepala Keluarga), Istri dan Supriadi (21).

“Anak laki-lakinya si Adi (Supriadi) meninggal tertimbun lama karena longsor langsung ke arah kamarnya dan meninggal,” ujar dia.

Fatmah dan suaminya langsung memanggil Sabran dan seisi rumahnya untuk menyelamatkan diri.

Warga setempat pun turut membantu memberikan pertolongan dan menghubungi pihak-pihak yang berwenang.

Baca Juga :  Jelang Imlek, Permintaan Kue Keranjang di Tarakan Meningkat

“Jadi sekitar jam 02.00 datang PMK, BPBD, Basarnas untuk menolong,”imbuhnya.

Informasi yang diperoleh benuanta.co.id dari Kasi PMK dan Penyelamatan, Irwan mengatakan pihaknya selesai melakukan evakuasi pada pukul 03.05 WITA.

Sat ini, Sabran dan jenazah anaknya berada di kediaman keluarganya di Kelurahan Selumit.

Reporter : Kristianto Triwibowo
Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *