oleh

Minat Masyarakat Nunukan Bikin Kartu Kuning Menurun

benuanta.co.id, NUNUKAN –  Pembuatan kartu kuning (AK1) , biasanya digunakan untuk mencari pekerjaan di Kantor Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Nunukan mengalami penurunan. Tercatat baru 11 disnaker menerbitkan kartu kuning.

Staf Bidang Penempatan Disnaker Kabupaten Nunukan Joni Palentek membenarkan dalam satu bulan Juli 2021 ada sekitar 11 pemohon yang membuat kartu kuning. Dia melihat selama pendemi Covid-19 ini tidak hanyak yang membuat AK1.

“Dalam sehari kita paling layani hanya satu orang, itupun kandang  tidak ada yang datang, tapi kita tetap buka dalam pelayanan,” kata Joni Palentek, Kepada benuanta.co.id, Rabu 4 Agustus 2021.

Baca Juga :  Jalin Silaturahmi, Wabup H. Hanafiah Bersama FKUB Nunukan Berkunjung ke Berau

Dia juga melihat kurangnya pembuatan kartu kuning ini karena setiap perusahaan ada sebagian tidak mensyaratkan pelamar untuk mencantumkan AK1.

Joni Palentek juga menjelaskan pada tahun 2020 ada sekitar 270 pemohon pencari kerja membuat kartu AK1, namun yang diterima bekerja hanya 33 orang jadi ada 237 yang belum bekerja.

“Kami (Disnaker) untuk memantau mereka sudah bekerja atau tidak, satu persatu di telpon. Banyak yang buat kartu kuning kita tidak tahu tujuan mereka kemana untuk melamar pekerjaan,” jelas Joni Palentek.

Baca Juga :  Bupati Laura Raih Penghargaan Top BUMD Awards Bintang 5 Tahun 2021

Selain itu kartu kuning ini berlaku 2 tahun namun harus diperpanjang per enam bulan sekali. Dan setiap perusahaan jika sudah menerima pencari kerja yang menyertai AK1 itu sebenarnya harus dikembalikan agar bisa dikontrol siapa saja yang telah bekerja.

“Untuk masa kartu kuning 2 tahun namun harus diperpanjang 6 bulan jika belum mendapatkan pekerjaan. Dia juga ingatkan kepada perusahaan setelah menerima pencari kerja yang menyertai AK1 harus mengembalikan itu ke kantor Disnaker setempat,” tandasnya. (*)

Baca Juga :  Wabup Sampaikan Rancangan KUA dan PPAS Perubahan Anggaran ke DPRD Nunukan

Reporter: Darmawan
Editor: Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed