oleh

Satgas: Tiga Wilayah di Luar Jawa-Bali Alami Peningkatan Kasus

Jakarta – Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito mengemukakan sebanyak tiga wilayah di luar Pulau Jawa-Bali mengalami tren kenaikan kasus positif dalam tiga pekan terakhir.

“Provinsi tersebut didominasi dari Pulau Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi,” kata Wiku Adisasmito saat menyampaikan laporan perkembangan penanganan COVID-19 yang dipantau secara virtual dari YouTube BNPB, Selasa sore.

Menurut Wiku, hampir semua provinsi di Sumatera masih menunjukkan kenaikan kasus selama tiga pekan terakhir, kecuali Kepulauan Riau yang telah menunjukkan penurunan kasus.

Baca Juga :  Tersangka Dugaan Suap Penanganan Perkara, Azis Syamsuddin Miliki Kekayaan Rp100 Miliar

Sedangkan di Kalimantan, kata Wiku, seluruh provinsinya masih menunjukkan kenaikan kasus dalam tiga pekan berturut-turut kecuali Kalimantan Barat yang sempat mengalami penurunan angka kasus.

“Selain itu, di pulau Sulawesi seluruh provinsinya juga menunjukkan kenaikan selama tiga pekan, kecuali Sulawesi Tenggara dan Gorontalo yang sempat mengalami penurunan,” katanya.

Sedangkan Yogyakarta menjadi satu-satunya daerah di Pulau Jawa yang masih menunjukkan kenaikan kasus positif selama dua pekan terakhir.

Baca Juga :  Tinjau Vaksinasi Akpol 97, Kapolri: Pertumbuhan Ekonomi Diiringi Strategi Pengendalian Covid-19

Menurut Wiku, kenaikan kasus yang belum juga dapat ditekan pada sebagian besar wilayah tersebut perlu menjadi perhatian. “Kenaikan ini juga bisa terjadi karena pemerintah daerah dan masyarakatnya lengah dan menganggap daerahnya baik-baik saja hanya karena tidak menerapkan PPKM level 4,” katanya.

Wiku mengimbau kepada seluruh pemerintah daerah dan masyarakat dari provinsi tersebut untuk segera melakukan persiapan menghadapi kenaikan kasus COVID-19.

Baca Juga :  Menkes Bantah Kabar Mengenai Banyak Klaster COVID-19 di Sekolah

“Dengan masih naiknya kasus selama kurang lebih tiga pekan terakhir, maka perlu antisipasi dan kesiapan dari seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di daerahnya masing-masing,” ujarnya.(ant)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed