oleh

32 Warga Jalani Isoman di Posramil Tanjung Palas Barat

benuanta.co.id, BULUNGAN – Dukung pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Bulungan. Kodim 0903 Bulungan menyiapkan Kantor Posramil Tanjung Palas Barat untuk dijadikan tempat isolasi mandiri. Terlebih peningkatan kasus aktif di Kecamatan Tanjung Palas Barat cukup tinggi.

“Masalah isolasi, kemarin kita gunakan Posramil di Desa Long Beluah Kecamatan Tanjung Palas Barat menjadi tempat karantina atau isolasi mandiri,” ungkap Komandan Kodim 0903 Kolonel Inf Akatoto kepada benuanta.co.id, Senin (2/8/2021).

Kata dia, setidaknya ada 32 orang terpapar Covid-19 yang berasal dari perusahaan perkebunan sawit setempat yang menjadi penghuni Posramil Tanjung Palas Barat. Penggunaan Posramil sendiri sebagai tempat Isoman, salah satu alasan jauh dari permukiman masyarakat.

“Intinya kita membantu pemerintah, agar warga yang dari perusahaan ini tidak menularkan kepada orang lain,” jelasnya.

Baca Juga :  Gelar Pasukan Ops Patuh Kayan, Polres Bulungan Sasar Lokasi Rawan Laka dan Pengendara Langgar Prokes

Kolonel Akatoto mengatakan fasilitas yang ada di Posramil saat ini masih terbatas, salah satunya tidak adanya tempat tidur. Namun jika semua bekerjasama dipastikan kebutuhan itu dapat terpenuhi, maka 9 ruangan yang ada di Posramil dapat digunakan oleh warga.

“Memang terbatas makanya saya ingatkan kepada Camat Tanjung Palas Barat dan Kepala Desa Long Beluah serta pihak perusahaan disitu untuk mengusahakan agar disiapkan apa yang dibutuhkan, salah satunya tempat tidur. Di sana memang ada 9 kamar, makanya kita gunakan tapi fasilitasnya agar dilengkapi,” paparnya.

Masih Akatoto, dengan dijadikan Posramil sebagai tempat Isoman tidak menghambat tugas para personelnya. Sebab, Posramil Tanjung Palas Barat mengalami kekosongan personel, dimana saat ini hanya diisi oleh 2 orang saja sebagai Bintara Pembina Desa (Babinsa).

Baca Juga :  PPKM Level 3 Berakhir, Capaian Vaksinasi Bulungan Capai 74 Ribu Orang

“Jadi ini untuk mencover 5 desa, yaitu Desa Long Beluah, Long Sam, Mara Hilir, Mara 1 dan Long Pari,” sebutnya.

Sementara itu Bupati Bulungan tengah mengupayakan agar para penderita Covid-19 mendapatkan tempat isolasi. Tak hanya Isoman di rumah, juga bisa menempati rumah sakit, Puskesmas dan bangunan lain.

“Kalau tempat isolasi di Rusunawa juga sudah kita persiapkan sudah terjadi lonjakan, tapi di Kecamatan juga kita gunakan tempat isolasi seperti Puskesmas,” ucap Bupati Bulungan Syarwani.

Pihaknya tak memungkiri setidaknya ada 1.492 warga masyarakat Bulungan yang masih terpapar kasus aktif Covid-19, seperti yang dirilis oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan pertanggal 1 Agustus 2021.

Baca Juga :  HUT Bulungan dan Tanjung Selor, Birau Tetap Terlaksana Sesuai Prokes  

“Ini harus menjadi catatan dan pelajaran bagi kita semua masyarakat Bulungan yang masih dalam keadaan sehat dengan tetap disiplin protokol kesehatan,” ujarnya.

Dirinya pun mengimbau masyarakat Bulungan yang menjalani isolasi mandiri agar benar-benar disiplin dan taat. Jika ada kebutuhan dan lainnya agar menghubungi keluarga terdekat atau petugas satgas yang ada di desa, supaya tidak menjadi potensi penularan berikutnya kepada orang lain.

“Di Tanjung Palas Utara yakni Puskesmas Pimping ada 8 tempat tidur untuk menampung warga terpapar untuk isolasi mandiri, di Tanjung Palas itu kurang lebih 15 tempat tidur begitu juga Puskesmas Bumi Rahayu ada beberapa tempat tidur bisa digunakan Isoman,” tutupnya. (*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor : Yogi Wibawa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed