benuanta.co.id, TARAKAN – Kedatangan ratusan penumpang KM. Lambelu disambut dengan pengawasan ketat dari petugas protokol kesehatan bagi pelaku perjalanan.
Kapal dengan panjang 131 meter itu bersandar di Pelabuhan Malundung pada Minggu, 1 Juli 2021 dengan membawa 322 penumpang asal Pelabuhan Kota Palu.
Kepala Seksi Lala dan UK Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tarakan, Indra SE mengatakan pihaknya memberikan pengawasan kedatangan KM. Lambelu sesuai kewenangannya dalam memastikan keselamatan dan keamanan berlayar.
“Jadi KSOP berwenang dalam hal keselamatan, kedatangan dan keberangkatan penumpang sehingga kami harus bisa memastikan semua prosedur perjalanan/pelayaran berjalan dengan baik,” terangnya kepada benuanta.co.id.
Sedangkan pemeriksaan dokumen seperti kartu vaksin dan Surat Swab Antigen dilakukan oleh petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II A Tarakan.
“Ketika KM. Lambelu bersandar dan tali telah terikat, selanjutnya petugas KKP naik ke atas kapal dalam kondisi pintu kapal tertutup untuk memeriksa 322 penumpang yang datang dari Palu sesuai jumlah manifes kedatangan agar mengindari kerumunan,” sambung dia.
Meski begitu, Indra menerangkan segala persyaratan keberangkatan penumpang sudah terlebih dahulu diperiksa oleh KKP dari asal daerah atau pelabuhan sebelum menuju Kota Tarakan.
Pantauan benuanta.co.id saat di lokasi, KSOP bersama petugas TNI-POLRI mengarahkan agar penumpang dapat turun dari kapal dengan aman dan mematuhi protokol kesehatan.
Selain itu, buruh bongkar muat yang berkesempatan melayani penumpang juga diarahkan untuk mematuhi protokol kesehatan dan mengenakan kelengkapan keselamatan kerja.
Kedatangan kapal dengan GT 1464 ton itu mendapat pengawasan oleh 7 personel KSOP. Selanjutnya 273 penumpang melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Nunukan. (*)
Reporter : Kristianto Triwibowo
Editor : Nicky Saputra







