Jelang HUT RI, Tarakan Jadi Kota Langganan Penjual Bendera dari Jawa Barat

benuanta.co.id, TARAKAN – Jelang peringatan HUT RI ke-76, pedagang bendera, umbul-umbul atau aksesoris asal Garut, Jawa Barat bertebaran di lahan kosong, pusat keramaian hingga pinggiran jalan Kota Tarakan.

Salah seorang pedagang bendera, Iyan yang melapak dagangannya di sekitar Pelabuhan Tengkayu I Kelurahan Sebengkok mengaku sengaja meninggalkan kampung halaman setiap tahunnya demi berjualan bendera, jauh hari sebelum peringatan hari kemerdekaan.

Baca Juga :  Relokasi PKL di Tarakan Timur Molor Lagi dari Jadwal

“Ya lumayan lah untuk menambah penghasilan,” kata dia kepada benuanta.co.id pada Ahad, (1/8/2021).

Bahkan demi berjualan bendera di Bumi Paguntakan, dia pun rela menanggalkan profesi sebagai pekerja serabutan sementara waktu.

“Saya kerja apa aja kalau di Garut. Setiap menjelang Agustus, saya bersama 4 teman pasti berjualan di Tarakan,” ujarnya di sela-sela menawarkan bendera.

Baca Juga :  Penanganan ODGJ Bersajam di Tarakan Belum Optimal

Dari Garut, Iyan membawa 2 karung bendera dan aksesoris untuk dijual dengan harga beragam. Mulai dari bendera kecil untuk ditempel di kaca mobil dibanderol seharga Rp 10.000 hingga Rp 25.000 per buah.

Sedangkan bendera hiasan berbentuk ketupat dijual seharga Rp 15.000 dan bendera biasa dengan ukuran kecil dipatok mulai Rp15.000 sampai Rp20.000, selanjutnya terdapat harga Rp.35.000 hingga Rp. 500.000.

Baca Juga :  Harga Telur di Pasar Gusher Tarakan Naik Bertahap Jelang Imlek dan Ramadan

“Ya macam-macam harganya tergantung jenis. Kalau pembuatan bendera dan umbul-umbul itu rata-rata dari Garut,” pungkasnya. (*)

Reporter : Kristianto Triwibowo

Editor : Yogi Wibawa/Nicky Saputra

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *