oleh

PPKM Bikin Menjerit, Pedagang Pasar Keluhkan Kekosongan Stok Berdampak pada Kenaikan Harga

benuanta.co.id, TARAKAN – Kebijakan pemerintah untuk menetapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 membuat berbagai sektor ekonomi merasakan dampaknya. Misalnya perdagangan yang terpusat di Tarakan mengeluhkan beberapa stok bahan pokok yang berkurang.

Salah satu pedagang bahan pokok di Pasar Beringin Kota Tarakan, Sahina yang kurang lebih 30 tahun menggeluti usahanya mengaku saat ini stok bahan pokok yang dimilikinya semakin menipis. Sehingga berdampak pula terhadap harga jual yang meroket tinggi.

“Ya selama PPKM ini kapal tidak ada yang masuk. Ya jadi stok bahan untuk kita jual juga menipis dan ini berdampak juga kenaikan harga bahan kita,” katanya kepada benuanta.co.id, Sabtu (31/7/2021).

Baca Juga :  Flash News! Diduga Arus Pendek, Laboratorium Fakultas Perikanan UBT Nyaris Terbakar

Adapun bahan pokok yang mengalami kenaikan harga yakni sayur, bawang, gula. “Kalau bawang juga sekarang Rp 35.000 dari (harga awal) Rp.25.000, kemudian juga untuk gula merah itu mengalami kenaikan dan juga sayur-sayuran naik sekitar Rp 2.000 sampai Rp 3.000,” jelasnya.

Dari kondisi pandemi Covid-19, Sahina pun menuturkan pendapatnya kini ikut merosot hingga 80 persen.

Baca Juga :  BPBD Siap Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Gempa di Tarakan

“Penurunan pendapatan lah selama Covid-19 ini bisa 70 sampai 80 persen. Kemarin sebelum Covid perhari bisa Rp 3.000.000 sekarang hanya Rp 500.000 paling banyak sehari,” tandasnya. (*)

Reporter : Endah Agustina

Editor : Yogi Wibawa/Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed