oleh

Animo Penjual dan Pembeli Rombengan di Nunukan Kian Meningkat Selama Pandemi

benuanta.co.id, NUNUKAN – Di tengah pandemi Covid-19 penjual pakaian bekas di Nunukan kian meningkat, bahkan peminatnya pun terus bertambah. Hal itu disampaikan Pardi (27), salah satu pedagang pakaian bekas di Pasar Pujasera Nunukan.

“Dulunya sedikit saja para penjual di pasar,” kata Pardi, Sabtu (31/7/2021).

Dia juga menjelaskan, pasca bulan puasa tahun 2021 kemarin. Para pedagang pakaian bekas atau rombengan ini mulai berdatangan. Kebanyakan pedagang ini berasal dari Pasar Baru Nunukan.

Baca Juga :  Pelajar Sudah Vaksin Bisa Belajar Tatap Muka di Sekolah

“Pasar Pujasera ini buka sore jam 4 dan tutupnya jam 10 malam. Para pembeli juga kian meningkat, apalagi pasar pujasera ini juga banyak yang berjualan. Mulai dari warung makan, cafe dan paling banyak penjual pakaian bekas,” jelasnya.

Senada dengan Pardi, pedagang rombengan lain yakni Jali (45) juga mengaku merasakan animo yang sama. Baik para penjual maupun pembeli.

Baca Juga :  Dukung PTM, 500 Pelajar SMPN 2 Nunukan Bakal Divaksin Besok

Hal lain yang menarik minat pembeli, tak lain disebabkan harga ekonomis dari barang yang diklaim juga berkualitas membuat pasar ini selalu ramai pengunjung. Itu juga yang membuat Noviyanti Syahran (28) sebagai pembeli merasa beruntung mendapatkan pakaian bekas berkualitas dengan harga miring.

“Jadi untuk para pengunjung yang datang berbelanja di pasar ini sangat beruntunglah. Mulai dari barangnya sangat murah yang serba impor dan berkualitas,” tutupnya. (*)

Baca Juga :  Bupati Laura Hadiri Langsung Vaksinasi Empat Sekolah di Nunukan Selatan

Reporter: Nasrul/Darmawan

Editor : Yogi Wibawa/Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed