oleh

Raih Top Awards BUMD Dua Tahun Beruntun, Bupati Malinau Minta PDAM Apa Mening Terus Tingkatkan Kinerja

benuanta.co.id, MALINAU – Bupati Malinau Wempi W Mawa, mengapresiasi pencapaian salah satu Perusahan Umum Milik Daerah (Perumda), yakni PDAM Apa Mening atas pencapaian yang berhasil meraih Top Awards BUMD yang diselenggarakan oleh majalah Top Business.

“Pencapaian ini tentu merupakan hal yang patut kita apresiasi. Sebagai Perumda Kabupaten Malinau, Apa Mening telah menjadi Perumda terbaik kebanggan kita,” kata Wempi, Kamis (29/07/2021) kemarin.

Pencapaian ini bukanlah kali pertama yang diraih oleh Perumda Apa Mening. Sebab, pada tahun 2020 lalu, Apa Mening juga berhasil mendapatkan penghargaan yang sama dan kembali mempertahankan prestasi itu.

Baca Juga :  Tinjau Aktivitas PTMT, Kadisdik Malinau Sampaikan Seluruh Sekolah Siap PTMT

“Yang sulit itu bukanlah mendapatkan prestasi melainkan mempertahankan prestasi yang telah didapatkan. Namun Apa Mening telah mendapatkan pengharagaan ini lebih dari sekali, dan itu pencapaian yang sangat luar biasa,” ujarnya.

Atas pencapaian tersebut, orang nomor satu di Kabupaten Malinau ini pun berharap agar Perumda Apa Mening dapat terus mempertahankan prestasi dan meningkatkan pelayanan. Serta menjaga mutu dari kualitas air yang diberikan kepada pelanggan.

Baca Juga :  Pedoman Pembangunan 5 Tahun ke Depan, RPJMD Tetap Digunakan PJS atau Kepala Daerah Selanjutnya

“Jadikan hal ini sebagai acuan untuk meningkatkan etos kerja, pelayanan dan kualitas produk yang diberikan kepada masyarakat kita,” tukasnya.

Sekadar informasi, Perumda kebanggaan kabupaten Malinau itu berhasil mengalahkan lebih dari 1.150 BUMD yang ada di setiap daerah di Indonesia dalam meraih Top Awards BUMD yang diselenggarakan oleh majalah Top Business.

Baca Juga :  Selesaikan Dokumen Raperda Anggaran Perubahan, Bappeda Malinau Tunggu Persetujuan DPRD

Penghargaan ini juga bekerjasama dengan Institut Otonomi Daerah (i-OTDA) dan beberapa lembaga, asosiasi dan konsultan bisnis dengan melibatkan dewan juri sekitar 10 profesor, beberapa roktor, serta para praktisi dan konsultan bisnis. (*)

Reporter : Osa

Editor : Yogi Wibawa/Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed