oleh

Cegah Kekosongan Oksigen, RSUK Tarakan Jemput Bola ke Pabrik 

benuanta.co.id, TARAKAN – Menghindari kekosongan oksigen untuk penanganan pasien Covid-19. Rumah Sakit Umum Kota (RSUK) Tarakan, gerak cepat dengan melakukan sistem jemput bola untuk mendapatkan oksigen ke pabrik secara langsung.

Direktur RSUK Tarakan, dr Joko Haryanto mengungkapkan sementara ini sekitar 18 pasien Covid-19 yang tengah menjalani perawatan di RSUK Tarakan, hampir sebagian besar membutuhkan pengawasan sekaligus oksigen.

“Ya semua pakai tabung oksigen, ada yang dengan kadar biasa atau normal. Ada juga yang tekanan tinggi. Nah tekanan tinggi ini yang butuh suplai oksigen yang lumayan banyak. Karena dengan dosis oksigen yang biasa tidak akan mampu satu reaksi oksigennya. Memang sekarang yang ada di rumah sakit itu bergejala sedang dan berat, yang ringan atau Orang Tanpa Gejala (OTG) itu isolasi mandiri di rumah,” ujar dr Joko Haryanto kepada awak media, belum lama ini.

Baca Juga :  Amir Dilaporkan Hilang di Tambak Bikis, Basarnas Gelar Pencarian

Ia pun menerangkan bahwa kini penggunaan oksigen pada rumah sakit masih meningkat. Peningkatan tersebut sejalan dengan penanganan pasien Covid-19 dengan kondisi berat.

“Terus terang kalau untuk penggunaan oksigen masih meningkat ya. Kalau kondisi pasien semakin buruk, semakin banyak oksigen yang dibutuhkan untuk membantu pernafasan pasien. Jadi memang beberapa hari terakhir, kasus-kasus jelek angkanya juga lumayan banyak. Sehingga kebutuhan oksigen juga meningkat, soalnya di Tarakan ini terkendalanya suplai oksigen dari penyedia,”terangnya.

Baca Juga :  Susenas Ikut Jadi Penentu UMK Daerah, Begini Penejelasannya

“Karena memang permintaan dari RSUD provinsi maupun Rumah Sakit Umum Kota Tarakan sebagai rumah sakit yang banyak merawat pasien Covid, permintaanya meningkat tajam dan agak kewalahan dalam distribusi. Sehingga kita ambil langkah dari pihak rumah sakit yang jemput bola, jadi mengambil oksigen di pabriknya sana. Tidak seperti kondisi normal dulu kan biasanya dari tender atau supplier yang mengantar ke rumah sakit. Sekarang agak kewalahan, sehingga kalau mau cepat kita jemput bola. Supaya tidak terjadi kekosongan (oksigen) di rumah sakit,” tandasnya. (*)

Baca Juga :  Malam Ini Tarakan Diprediksi Terjadi Hujan Ringan

Reporter : Yogi Wibawa

Editor : Nicky Saputra

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *