benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – DPRD Kalimantan Utara kembali mengadakan Rapat Paripurna ke-28 Masa Persidangan II Tahun 2021 di Ruang Rapat Paripurna Lantai II pada Rabu, 21 Juli 2021.
Rapat Paripurna ini membahas terkait Pandangan Umum Fraksi atas Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kaltara tahun 2021-2026.
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kaltara, Jufri Budiman menyatakan pandangan umumnya yakni dalam forum tersebut yakni beberapa persoalan penting dalam 5 tahun pembangunan daerah Kaltara diantaranya angka kemiskinan, pendidikan dan kesehatan.
“Artinya, agenda program penanggulangan kemiskinan, pendidikan dan kesehatan harus menjadi satu nilai dasar penting yang menjadi dasar pengambilan kebijakan pembangunan dalam RPJMD 2021-2026,” harapnya kepada Pemerintah Provinsi Kaltara dibawah kepemimpinan Gubernur Drs. H. Zainal Arifin Paliwang, SH.,M.Hum.
Dalam proses pembahasan Raperda RPJMD ini nantinya Jufri menyampaikan, Fraksi Partai Gerindra meminta dalam proses pembahasan Raperda yang akan disusun tersebut dapat merespon kebutuhan masyarakat dengan percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Utara.
Disisi lain, persoalan dasar layanan publik dalam 5 tahun pembangunan daerah Kalimantan Utara, yang menjadi kewajiban Pemerintah daerah Provinsi Kalimantan Utara, adalah kesehatan dan pendidikan tetap menjadi fokus perhatian.
“Fraksi Partai Gerindra meminta kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, agar layanan publik di sektor kesehatan dan pendidikan terus ditingkatkan serta memaksimalkan penggunaan anggarannya,” terang mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Tarakan tersebut.
Partai bentukan Prabowo Subianto itu memandang masalah ekonomi, sosial, dan kesehatan akibat pandemi perlu kajian mendalam pada pembahasan Raperda RPJMD ini. “Kajiannya agar dapat menentukan langkah strategi dan arah kebijakan pemerintah beberapa tahun kedepan serta segera memulihkan ekonomi masyarakat yang turun akibat pandemi Covid-19,” tutupnya.(*)
Reporter: Kristianto Triwibowo
Editor: Ramli







