oleh

Apau Kayan Berangsur Pulih, Bupati Tak Ingin Kecolongan dan Fokus Pemulihan

benuanta.co.id, MALINAU – Meski beberapa waktu lalu angka terkonfirmasi Covid-19 menyentuh angka 700 pasien. Kondisi masyarakat Kecamatan Long Apung Desa Apau Kayan, kini berangsur-angsur membaik seiring upaya pemulihan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau untuk menurunkan jumlah kasus.

“Info terbaru kondisi pasien di sana itu sudah banyak yang sembuh. Bahkan yang sebelumnya hampir 700 pasien, kini sudah diangka 400 dan kita harap bisa membaik terus sepanjang waktu,” kata Bupati Malinau Wempi W Mawa,.SE, Rabu (21/07/2021).

Baca Juga :  Bupati Yansen TP Berikan Penghargaan Kepada Hafizh Cilik Malinau

Kendati keadaan di desa tersebut kini kian menunjukkan penurunan kasus, Bupati Wempi mengungkapkan tidak akan lengah dan tetap memfokuskan sebagian tenaga kesehatan yang ada di Malinau untuk merawat merawat pasien yang masih terkonfirmasi.

“Selama 2 tahun kita berhasil menjaga wilayah Long Apung dan sekitarnya dari pandemi Covid-19. Karena kejadian kemarin itu baru pertama kalinya terjadi. Jadi kita tidak ingin kecolongan lagi dan fokus memulihkan keadaan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Dukung Upaya Pemkab Malinau, Patroli Gabungan TNI-Polri Juga Ditingkatkan

Membaiknya kondisi Apau Kayan, diakui Wempi tidak lepas dari peran aktif Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dan masyarakat Kaltara yang dengan cepat menyalurkan bantuan pangan. Termasuk juga penambahan tenaga kesehatan yang dilakukan oleh Pemprov Kaltara.

“Tentu saya sangat apresiasi rekasi gubernur saat mengetahui kondisi di Apau Kayan, beliau dengan cepat mengirimkan bantuan (pangan) dan tenaga medisnya kesana,” ujarnya.

Baca Juga :  Persentase Korban Terdampak Corona Menurun, Tim Gugus Covid-19 Malinau Tak Kendurkan Upaya Pencegahan

“Begitu juga dengan masyarakat kita sendiri yang sangat peduli dengan kondisi disana dan memberikan bantuan kepada saudara kita yang ada di Apau Kayan,” tutupnya. (*)

Reporter: Osarade
Editor: Yogi Wibawa/Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed