oleh

Antisipasi Pengaruh Pekat, Banser Terus Lakukan Pendekatan Produktif ke Pemuda

UPAYA menangkal prilaku negatif masyarakat seperti yang masih terjerumus ke dalam lembah maksiat bermain judi hingga prostitusi maupun kenakalan remaja, pergaulan bebas, Banser Tarakan bergerak di bidang kepemudaan dengan mengajak masyarakat bergabung untuk melakukan hal-hal yang produktif.

“Terkait dengan maraknya penyakit masyarakat Banser sudah memiliki formasi dan konsiten dalam hal menjalankan fungsinya, Banser lebih ke upaya pencegahan. Banser tidak mungkin melangkahi aparatur negara dalam hal ini TNI-Polri, Banser di sini memposisikan sebagai pencegahan,” ungkap Yustriadi, Kasatkorcab Banser Tarakan.

Baca Juga :  Pendidikan dan Keluarga Jadi Solusi Jitu Jauhkan Anak dari Minol

Pencegahan judi atau kenakalan remaja, kader Banser menggerakkan pemuda ikut kegiatan positif yang dilaksanakan Banser. Kata Yustriadi, anggota Banser Tarakan juga terdapat pemuda yang dulunya terjebak pada kenakalan remaja. Namun, setelah bergabung dengan Banser menjadi bertobat.

“Orang yang ngelem bisa bertobat, banyak dari teman-teman semula nakal kita ajak bersenandung, bersalawat, itukan bernilai ibadah, terus kita punya di Banser secara  wadahnya di Ashor ada rehab narkoba, kita juga menangkal generasi muda kita rehab akhirnya ikut yang sebelumnya nakal akhirnya kita ajak kegiatan Banser dia jadi tidak makai lagi,” ucapnya.

Baca Juga :  Remaja, Minol, dan Kedok Nongki

Soal perjudian kalau pemuda itu aktif dalam kegiatan amaliah akhirnya dapat berpikir positif. Ujung tombak Banser adalah dakwah, pendekatannya lebih ke dakwah.

“Kita lebih ke aspek pencegahannya, ada yang candu narkoba, ada yang ngelem, kita dekati, mereka asik menemukan iramanya, akhirnya mereka lupa tidak nakal lagi, bisa menjadi sabar,” jelasnya.

Baca Juga :  Masih Banyak Tempat Usaha yang Belum Patuh Perizinan Minol

Kontribusi Banser mendeteksi dini seperti perjudian, sabung ayam, prostitusi mereka tidak bergerak sendiri, melainkan  berkoordinasi dengan aparat. “Dalam segala hal bahkan soal terorisme, soal keamanan lingkungan sekitar yakni babinsa dan Babinkamtibas, kita tidak bergerak sendiri, kami hanya memberikan informasi awal. Untuk aspek pencegahan kita hidupkan majelis taklim, majelis zikir, untuk menangkal kenakalan remaja, memang kami bidang geraknya menangkal,” pungkasnya. (ram)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed