TANJUNG SELOR – Secara resmi Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang dan istrinya, Rachmawati Zainal telah mengumumkan jika telah terpapar Covid-19. Hal itu dilakukan setelah menerima hasil pemeriksaan sampel dari laboratorium PCR milik Dinas Kesehatan Provinsi Kaltara.
“Saya Drs Zainal Arifin Paliwang Gubernur Kalimantan Utara dengan ini menyampaikan kepada seluruh masyarakat Kaltara. Bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan PCR oleh Dinas Kesehatan Kaltara, saya beserta isi dinyatakan positif Covid-19,” ungkap Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang melalui rilis resminya, Ahad 11 Juli 2021.
Kata dia, berdasarkan hasilnya angka yang dinyatakan positif itu pada CT Value dibawah 40, dimana dirinya berada di angka 36,1 dan istrinya Rachmawati Zainal pada angka 31,2.
“Dimana ini dalam tahap penyembuhan dan tidak berpotensi menularkan (kepada orang lain, Red),” jelasnya.
Untuk itu pihaknya beserta keluarga melaksanakan isolasi mandiri (Isoman) di rumah jabatan, di setiap harinya untuk meningkatkan imunitas tubuh rajin melaksanakan olahraga.
“Di rumah jabatan kami setiap hari melaksanakan olahraga, baik itu bulu tangkis, tenis meja ataupun joging keliling rumah jabatan,” ucapnya.
Mantan Wakapolda Kaltara ini menuturkan jika Covid-19 bisa menyerang siapa saja, kapan saja dan dimana saja. Terlebih dirinya yang mempunyai mobilitas tinggi, di setiap harinya bertemu orang banyak maka tidak heran jika dirinya terpapar Covid-19.
“Saya sebagai Gubernur giat turun ke lapangan untuk melihat warga saya yang terpapar Covid-19. Untuk itu saya mengimbau seluruh masyarakat Kaltara agar tetap menjalankan protokol kesehatan 5 M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi aktivitas,” imbuhnya.
Dirinya pun mempersilakan kepada yang merasa kontak erat dengannya untuk memeriksakan diri ke layanan kesehatan. Zainal begitu disapa mengatakan tidak merasakan gejala apapun, pasalnya sejak awal tetap beraktivitas seperti biasanya.
“Tidak ada gejala sedikit pun atau keluhan apa pun. Kemarin dari pemeriksaan Dinkes, kadar oksigen di darah 98. Kemudian tensi saya 125/80 dan pemeriksaan paru-paru Alhamdulillah bagus,” tutupnya. (*)
Reporter: Heri Muliadi
Editor: Ramli







