TARAKAN – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) PDAM Tirta Alam Tarakan berhasil menyerahkan keuntungan/laba (deviden) hasil pengelolaan tahun 2020 sekitar Rp 4,383 milyar ke kas daerah Pemerintah Kota Tarakan.
Secara simbolis Direktur Utama Perumda PDAM Tirta Alam Tarakan Iwan Setiawan menyerahkan kepada Wali Kota Tarakan dr. Khairul, M.Kes pada kesempatan Jumpa Pagi Selasa (6/7).
“PDAM selama ini selalu merugi, kita di 2020 ada surplus di kas Rp 9 M, setelah diaudit oleh konsultan audit publik kita ada deviden sekitar Rp 7,9 M, sesuai amanat perda 55 persen disetor ke kas daerah, kemarin kita setor Rp 4,383 M,” ungkap Iwan kepada awak media.
Menurutnya, jika sebuah perusahaan dikelola dengan profesional, transparan dan akuntabel dapat tumbuh positif.
“kita melakukan pengelolaan perusahaan ini secara profesional, transparan, akuntabel, ya kan. Prinsip-prinsip mengelola perusahaan dengan sehat, beli alat sesuai kebutuhan bukan keinginan, pelayanan tetap yang utama,” ujarnya.
Iwan menambahkan, pada 2021 pihaknya memiliki target dapat menyetorkan sebesar Rp 7 M kepada kas daerah. Ia optimis target itu dapat tercapai.
“Target kami tahun ini bisa disetor tahun depan Rp 7 M. Semester pertama ini kami telah membukukan surplus itu Rp 9 M, artinya butuh Rp 4 M lagi target tahun ini tercapai, seiring bertambahnya jumlah pelanggan kita usaha meningkatlah, kita harga produksi masih di bawah,” ucapnya.
“Saya optimis bisa capai Rp 7 M untuk target tahun ini, ini tinggal menambah saja, tinggal Rp 5 M lah lagi kita tetap optimis, pelanggan kita sekitar 38 ribu yang aktif,” tuturnya.(*)
Reporter: Ramli
Editor: Nicky Saputra







