oleh

Pemkab Bulungan Belum Putuskan PTM, Masih Pantau Perkembangan Situasi

TANJUNG SELOR – Menjelang pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah, pada 12 Juli 2021 mendatang, Pemerintah Kabupaten Bulungan belum berani mengambil sikap, lantaran lonjakan kasus Covid-19 masih terus meningkat.

“Jika dilakukan secara parsial maka potensi terjadi penularan ke wilayah hijau itu pasti ada. Kalau cenderung meningkat sebelum tahun ajaran baru dimulai, tentu kebijakan kita lakukan secara daring,” ungkap Bupati Bulungan Syarwani kepada benuanta.co.id, Senin 5 Juli 2021.

Kata dia, lebih baik dilakukan upaya pencegahan secara dini dari pada PTM terlaksana namun menimbulkan terjadinya penularan. Terlebih saat ini di Bulungan ada 369 kasus aktif, sehingga sebagian besar wilayah di Bulungan masuk zona oranye. Kemudian didalam satu hari ada penambahan kasus dari 60 hingga 70 kasus.

Baca Juga :  Bupati Bulungan Bersama Rombongan Ziarah Makam Kesultanan Bulungan di Tanjung Palas

“Jadi kita tidak mungkin paksakan keadaan kalau memang tingkat kasus aktif masih tinggi. Apalagi sekarang kasus konfirmasi baru lebih banyak jika dibandingkan angka kesembuhan,” ucapnya.

“Kita akan melihat situasi, jika ada wilayah yang melaksanakan maka berjalan, tapi masih akan kita bahas lagi dengan dinas terkait,” tambahnya.

Sementara itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bulungan tidak merekomendasikan untuk dilaksanakannya PTM di Bulungan. Ada baiknya pemerintah daerah secepatnya melihat situasi di lapangan jika tidak memungkinkan maka tidak perlu dilaksanakan PTM.

Baca Juga :  Pemkab Bulungan Libatkan Perusahaan Perbaiki Jalan dan Jembatan Salimbatu

“Sebelum PTM ini dimulai sebaiknya Dinas Pendidikan Bulungan dengan pemerintah daerah terlebih dahulu melihat situasi di lapangan,” ujar Wakil Ketua DPRD Bulungan Hamka.

Pasalnya daerah lain sebagian besar tidak melaksanakan PTM, karena didapati adanya peningkatan kasus. Salah satunya Pulau Jawa saat ini tidak menerapkan PTM di sekolah.

“Kita belum berikan rekomendasi, karena situasi pandemi Covid-19 sekarang ini tidak bisa diprediksi,” paparnya.

Baca Juga :  Kejar DOB Tanjung Selor untuk Persiapan Pemindahan Ibukota Kabupaten Bulungan ke Tanjung Palas

Namun pihaknya berharap proses pembelajaran tidak putus dan tetap dilaksanakan dengan skema belajar dari rumah (BDR) atau dengan daring. (*)

Reporter: Heri Muliadi
Editor: Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *