oleh

Ekonomi Kaltara Triwulan I Tahun 2021 Terkontraksi Sebesar 1,91 Persen

TARAKAN – Perekonomian Kalimantan Utara (Kaltara) berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan I tahun 2021 mencapai Rp 26,32 triliun, serta atas dasar harga konstan 2010 Rp 15,29 triliun.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kaltara, Tina Wahyufitri, S.Si., M.Si mengatakan, ekonomi Kalimantan Utara (Kaltara) triwulan I tahun 2021 terkontraksi senilai 1,91 persen. Terkontraksinya pertumbuhan ini disebabkan adanya penurunan nilai tambah bruto lapangan usaha transportasi dan pergudangan sebesar minus 14,02 persen.

Disusul oleh lapangan usaha penyediaan akomodasi dan makan minum sebesar minus 8,64 persen, jasa perusahaan sebesar minus 4,51 persen, dan administrasi pemerintahan minus 4,45 persen.

Baca Juga :  Cek Lokasi KIPI, Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri ATR Tiba di Tanjung Selor 

“Terdapat beberapa lapangan usaha yang menunjukkan pertumbuhan positif dibandingkan tahun sebelumnya, diantaranya lapangan usaha  Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial yakni sebesar 8,17 persen. Disusul Informasi dan Komunikasi tumbuh sebesar 6,50 persen, lalu Pengadaan Listrik dan Gas sebesar 6,01 persen; dan Jasa lainnya tumbuh sebesar 5,75 persen,” ujar Tina.

Dijelaskan Tina, ekonomi Kaltara triwulan I tahun 2021 terhadap triwulan I tahun 2020 terkontraksi sebesar 1,91 persen, lebih baik dibanding capaian triwulan IV 2020 yang terkontraksi sebesar 4,76 persen.

Baca Juga :  Kelompok Makanan dan Minuman Pengaruhi Inflasi Tanjung Selor

“Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Lapangan Usaha Jasa Kesehatan sebesar 8,17 persen. Dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi yakni komponen impor barang dan jasa sebesar 0,78 persen.

Tina lanjut menjelaskan, ekonomi Kaltara triwulan I tahun 2021 terhadap triwulan IV tahun 2020 tumbuh sebesar 0,49 persen. Dari sisi produksi, peningkatan disebabkan oleh beberapa lapangan usaha, diantaranya pertambangan dan penggalian sebesar 7,37 persen.

Sementara dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi pada komponen ekspor barang dan jasa sebesar 6,15 persen. Secara spasial, pertumbuhan ekonomi Pulau Kalimantan pada triwulan I tahun 2021 terkontraksi sebesar 2,23 persen.

Baca Juga :  Pemkab KTT Gelar Pasar Murah di Tana Lia, Warga Merasa Terbantukan

“Kontraksi pertumbuhan ekonomi terjadi di seluruh provinsi di Kalimantan. Kalimantan Selatan sebesar 1,25 persen, Kalimantan Barat sebesar 0,10 persen, Kalimantan Utara sebesar 1,91 persen, Kalimantan Tengah sebesar 3,12 persen dan Kalimantan Timur sebesar 2,96  persen,” sebutnya.

“Di Pulau Kalimantan, kontribusi ekonomi masih didominasi oleh Kalimantan Timur sebesar 49,37 persen dan terendah Kalimantan Utara sebesar 8,04 persen, namun memiliki kecenderungan selalu meningkat,” tutupnya. (*)

Reporter : Matthew Gregori Nusa

Editor : Nicky Saputra

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *