oleh

4 Orang Diduga Jaringan Penyelundupan Manusia Diamankan Satgas Pamtas Yonarhanud 16/SBC

NUNUKAN – Sebanyak 4 orang diduga pelaku jaringan penyelundupan manusia yang akan menjadi TKI ke Malaysia di Desa Sekaduyantaka, kecamatan Sei Manggaris, Kabupaten Nunukan diamankan oleh Satgas Pamtas RI-Malaysia Batalyon Arhanud (Yonarhanud) 16/SBC/3 Kostrad.

Disampaikan Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonarhanud 16 Kostrad Letkol Arh Drian Priyambodo, S.E, dalam keterangan tertulisnya di Makotis Satgas, saat ini pelaku yang diamankan personil Satgas berinisial, I (21), MJ (29), MI (15), DA (17). Barang bukti yang diamankan dari terduga pelaku antara lain, 1 unit Mobil pick up Daihatsu Granmax, 1 unit Motor Vixion, 6 buah tas punggung, berbagai jenis pakaian, 5 kardus isi makanan, 1 ember berisi beras, 5 karung berisi logistik dan alat masak, 1 karung beras, 1 pasang sepatu boots, 2 bilah parang, 1 kantong plastik berisi pakaian dan alat make up Wanita, serta 2 buah bantal.

Pada saat itu personel Pos Gabma Simanggaris yang dipimpin oleh Sertu Aminur bersama dengan 3 orang anggota pos tengah melaksanakan kegiatan patroli rutin, di jalan yang  sering terjadi penangkapan TKI yang tidak resmi di km 11 di wilayah Desa Sekaduyantaka, saat dalam perjalanan kembali, regu patroli mendapatkan seorang pengendara motor melintas di tengah jalan kebun sawit dan saat itu kondisi malam hari, anggota pun memberhentikan si pengendara karena mencurigakan.

Baca Juga :  Lahan Terbatas, Swasembada Pangan Belum Bisa di Tarakan

“Setelah si pengendara tersebut mengurangi kecepatan kendaraan, anggota kami pun melaksanakan pemeriksaan setelah itu, berinisial I ini berniat untuk kabur dengan memacu kencang motornya melewati jalan sawit, dan langsung di kejar oleh regu patroli, dan setelah berhasil dikejar, ternyata di tempat tersebut sudah terdapat kendaraan roda empat jenis Daihatsu Granmax yang terlihat berada di semak sekitar kebun sawit dengan pintu terbuka, keadaan mesin mati namun, spedometer masih menyala dan kunci kontak masih berada di tempatnya,” jelasnya, Rabu (23/6/2021).

Baca Juga :  Lahan Terbatas, Swasembada Pangan Belum Bisa di Tarakan

Lanjut dia, terdengar bunyi dahan dan ranting tanaman seperti sedang dilewati orang, namun sumber suara tersebut sudah menjauh. Mendapatkan hal tersebut, anggota regu patroli pun, segera menyisir lokasi sekitar, setelah kurang lebih 30 menit menyisir lokasi, didapatkan 3 orang lainya di tempat yang berbeda dan dari hasil informasi I.

“Setelah itu anggota pos pun membawa terduga dan berikut barang bukti ke pos untuk di data dan diambil keterangan,” ungkap Dansatgas.

Baca Juga :  Lantik 60 Pengurus Karang Taruna KTT, Ibrahim Ali : Samakan Presepsi dan Misi Pemkab

Setelah didata dan diambil keterangan di pos, terduga pihaknya serahkan kepada pihak terkait dalam hal ini Imigrasi. (*)

Reporter: Darmawan
Editor: Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *