oleh

RDP Bersama DPRD, Ini Tanggapan Sekda Malinau Terkait Aspirasi soal Penerimaan Pegawai Non ASN

Malinau – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau akhirnya penuhi panggilan DPRD Malinau, untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat (RPD) terkait dengan adanya aksi protes terkait hasil seleksi penerimaan pegawai non-ASN yang terjadi beberapa waktu yang lalu.

RDP Pemkab Malinau Bersama DPRD Malinau itu pun dilaksanakan secara tertutup, diruang rapat DPRD Malinau, selasa (22/06/2021).

Usai RDP, Pemkab Malinau yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Dr. Ernes Silvanus,. Msi mengatakan kalau pihaknya sangat tidak mungkin membatalkan hasil penerimaan pegawai non-ASN tanpa alasan yang kuat yang berupa dokumen ataupun bukti pelanggaran yang disuarakan oleh para penyampai aspirasi saat memprotes keputusan hasil seleksi penerimaan pegawai non-ASN itu.

“Tentu terkait aspirasi kita juga harus pertimbangkan hal lainnya tidak bisa langsung kita ikuti, kenapa harus dibatalkan dan apa sebab harus dibatalkan, lalu bagaimana nasib yang sudah lolos, pertanyaan ini harus kita jawab, agar tidak ada yang dirugikan,” kata Ernes.

Sedangkan terkait dengan aspirasi kedua yang dituntutkan mengenai sistem CAT, Ernes menjelaskan kalau sistem CAT tidak bisa digunakan karena CAT merupakan tanggung jawab dari BKN pusat dalam melaksanakan tes online penerimaan pegawai ASN dan bukan untuk tes pegawai yang dibuka oleh Pemda.

“Kalau CAT itu Pemda hanya menyediakan tempat dan jaringan saja, sisanya itu diawasi oleh BKN Pusat dan itu digunakan untuk tes CPNS yang memang dilakukan oleh pemerintah pusat,” jelasnya.

Agar tidak adanya kesalahpahaman publik Ernes menegaskan kalau pegawai non ASN ini berbeda dengan status PPPK.

“Beda poksinya dan beda juga persyaratannya dan hal ini yang banyak kekeliruan di masyarakat,” tegasnya.

“Jadi dalam seleksi tes kemarin itu kita hanya melakukan penataan terhadap pegawai non-ASN yang sudah ada dan kita tata kembali, bukan P3K,” tandasnya.(*)

Reporter: Osarade
Editor: Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

  1. Saya sangat dan benar-benar kecewa pak….saya sudah mengabdi dri tahun 2010 s/d 2021..dan semua persyaratan dan administrasi semua saya lampir dan tes wawancara.,saya juga yakin jawaban saya tepat dan pantas,,.dan kiranya bpk berpikir dlh dng matang sebelum bertindak.