oleh

DPRD Kaltara Dukung Wacana Ajak Berau Masuk Kaltara

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) punya keinginan agar Kabupaten Berau bergabung dengan provinsi urutan ke 34 ini. Salah satu alasannya, kondisi geografis Kabupaten Berau yang sama dengan wilayah Kaltara, lalu ibukota provinsi lebih dekat dengan Kaltara daripada ibukota Kalimantan Timur di Samarinda. Wacana itupun disambut baik oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kaltara.

“Suatu hal yang bagus juga, tentu ada hal yang bisa diperlihatkan karena sekarang ini Kaltara semakin maju. Datarannya tidak jauh berbeda dan individu masyarakat Berau dan Bulungan masih berhubungan keluarga,” ungkap Ketua DPRD Kaltara Norhayati Andris kepada benuanta.co.id, Jumat 18 Juni 2021.

Baca Juga :  Peringati Hari Radio, RRI Upayakan Cakup Wilayah Pedalaman Kaltara

Dia mengatakan untuk niat dan wacana ini, Pemprov Kaltara supaya rutin melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Berau.
“Jadi apa yang direncanakan oleh pak Gubernur jika itu baik, maka kita jalankan,” bebernya.

Ajakan terhadap Kabupaten Berau yang biasanya disebut Bumi Batiwakkal ini tak hanya semata-mata untuk memperluas wilayah Kalimantan Utara. Tapi lebih kepada mendekatkan semua pelayanan, pasalnya ada beberapa urusan tidak bisa dilakukan di Kaltim, melainkan harus ke Kaltara.

“Tapi kita lihat kepada mendekatkan pelayanan pemerintahan, daripada ke Samarinda itu jauh padahal kita ada di sekitar mereka hanya beberapa kilometer saja bisa dilalui dengan kendaraan darat,” ucapnya.

Baca Juga :  Komisi II DPRD KTT Monev di Pasar dan Persawahan di Tana Lia

“Nilai jual kita tak hanya menguntungkan satu pihak jika bergabung, tapi sama-sama menguntungkan. Seberapa besar peluangnya, bocorannya Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur itu mertua dari adik kandung saya,” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang saat melakukan pertemuan dengan tokoh masyarakat Bulungan, ada wacana untuk mengajak Kabupaten Berau untuk bergabung satu naungan dengan Provinsi Kaltara.
“Itu baru wacana, mudah-mudahan Berau mau bergabung,” ujar Zainal.

Mantan Wakapolda Kaltara ini mengatakan untuk komunikasi kepada Pemerintah Kabupaten Berau sudah intens dilakukan. Bahkan saat Gubernur Kaltara berkunjung ke Berau sempat menyampaikan niatan tersebut.

Baca Juga :  1.522 Calon Peserta PPPK Guru se-Kaltara Akan Jalani Tes Seleksi, Prokes Tetap Ketat

“Saya sudah 2 kali berkomunikasi, harapan kita Berau mau bergabung dengan Kaltara. Responnya ada, apalagi kalau jalan sudah terkoneksi dengan baik, misalnya Kampung Baru tembus ke Tanjung Batu,” jelasnya.

Alasan lainnya Berau punya ketergantungan terkait perpajakan, keuangan dan lainnya. Pasalnya bank milik daerah yakni Bankaltimtara ada di Kaltara, Kemenkumham, Kantor Pajak dan PLN menginduk ke Kaltara.
“Jadi ini komunikasi kita ke Bupati Berau dulu, lalu ke DPRD Berau,” pungkasnya.(*)

Reporter: Heri Muliadi
Editor: Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed