oleh

5 Tahun Kepemimpinan Laura-Faridil Melebihi Target IDM

NUNUKAN – Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid menyaksikan penandatanganan berita acara setatus kemajuan dan kemandirian desa indeks desa membangun (IDM) tahun 2021 Kabupaten Nunukan. Penandatanganan itu dilaksanakan di ruang VIP lantai IV Kantor Bupati Nunukan, Senin (14/6/2021).

Kabupaten Nunukan terdiri dari 21 kecamatan, 8 kelurahan, dan 232 desa. Pada tahun 2020, jumlah penduduknya mencapai 199.090 jiwa dengan luas wilayah 14.247,50 km² dan sebaran penduduk 14 jiwa/km².

Dari 232 desa di Nunukan, setiap tahun akan ada perubahan status. Seperti saat ini desa mandiri telah melebihi target IDM di masa kepemimpinan Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid dan Wakil Bupati Faridil Murad. Yakni dalam lima tahun sudah mencapai 10 Desa Mandiri. Padahal dalam IDM 5 tahun hanya 5 desa yang harus berubah status menjadi desa mandiri.

Baca Juga :  Jalin Silaturahmi, Wabup H. Hanafiah Bersama FKUB Nunukan Berkunjung ke Berau

Penandatanganan berita acara tersebut dilakukan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang Nunukan, Juni Mardiansyah, Kepala Pemberdayaan Masyarakat dan Desa ( PMD) Kabupaten Nunukan Jumianto, dan Koordinator Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Nunukan.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, (PMD) kabupaten Nunukan Jumianto mengatakan, sejak 5 tahun dikepemimpinan Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid dan Wakil Bupati Nunukan Ir. H. Faridil Murad indeks desa membangun ada 10 desa mandiri.

Baca Juga :  Wabup Sampaikan Rancangan KUA dan PPAS Perubahan Anggaran ke DPRD Nunukan

“Kami menargetkan ada 5 desa mandiri namun target itu melebihi 5 jadi saat ini desa mandiri di kabupaten Nunukan bertambah 10 Desa lima tahun terakhir,” kata Jumianto.

Indeks desa membangun ini melalui proses yang panjang. Mulai dari ketahanan sosial, ekonomi, ekologi desa untuk memperkuat pencapaian pembangunan desa dan kawasan pedesaan yamg berkelanjutan, yang dekat dengan nilai budaya dan lainnya.

Di tempat yang sama Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid mengatakan, dari target 5 desa mandiri di prodi pertama mampu dicapai sebanyak 10 desa yang telah memenuhi indikator.

“Saat ini ada 6 desa yang masih sangat tertinggal yang ada di tiga kecamatan, yakni Lumbis Pansiangan yang ada di Krayan, Lumbis Ogong Kabupaten Nunukan. Saya berharap para camat ini bisa memberikan pembinaan agar terlepas dari desa sangat tertinggal,” jelasnya.

Baca Juga :  Bupati Laura Raih Penghargaan Top BUMD Awards Bintang 5 Tahun 2021

Dalam penandatanganan IDM itu juga di hadiri oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Sekretariat Kabupaten (Setkab) Nunukan Robby Nahak Serang, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Nunukan H. Asmar, Kepala Bappeda Litbang, Juni Mardiansyah,  yang juga dihadiri oleh kepala OPD yang ada di Kabupaten Nunukan (*)

Reporter:  Darmawan
Editor : Nicky Saputra

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed