oleh

54 Pejabat Eselon III Dilantik, Bupati Tekankan Jabatan Eselon II Bisa Segera Diisi

TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan Syarwani melantik dan mengambil sumpah terhadap 54 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bulungan. Pejabat eselon III dilantik untuk menduduki jabatan yang selama ini kosong.

“Bukan sekadar rolling jabatan, dasarnya itu karena ada kekosongan makanya kita isi. Konsekuensinya jabatan yang ditinggalkan akan diisi oleh pejabat baru,” ucap Syarwani kepada benuanta.co.id, Kamis 10 Juni 2021.

Kata dia 54 pejabat eselon III ini secara regulasi telah dilantik, di mana pelantikannya dilakukan sesuai izin Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Baca Juga :  11 JPT Pratama Kosong di Pemkab Bulungan, Bupati: Seleksi Terbuka

“Jadi dengan pelantikan ini maka jabatan ditinggalkan masih ada yang kosong,” ujarnya.

Mantan Ketua DPRD Bulungan ini mengatakan, setiap karir dan perjalanan aparatur sipil negara (ASN) pasti memiliki masa jabatan dan ini yang tidak bisa dihindari. Adanya pejabat eselon II yang telah memasuki masa purna tugas. Sehingga secara cepat pihaknya telah melakukan langkah persiapan untuk pengisian jabatan eselon II ini.

Baca Juga :  13 JPT Pratama Dilantik Sesuai Rekomendasi KASN di Pemkab Bulungan

“Tentu untuk menduduki jabatan eselon II ini harus melalui proses lelang jabatan. Saya sudah sampaikan kepada Kepala BKPSDM Bulungan untuk melakukan pemetaan kembali hingga Desember 2021. Mudah-mudahan nanti di tahun 2022 kita sudah melakukan pengisian. Pasalnya, tidak hanya di eselon II tapi di eselon III tiap bulannya ada yang pensiun,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bulungan Indriyati mengatakan, sebagai bentuk persiapan dalam menjaring dan merekrut pejabat eselon II. Pihaknya kini melakukan pendataan pejabat eselon III A dan B yang memiliki kemampuan untuk menduduki jabatan eselon II.

Baca Juga :  Kejar DOB Tanjung Selor untuk Persiapan Pemindahan Ibukota Kabupaten Bulungan ke Tanjung Palas

“Pansel assessment belum berjalan, tapi mudah-mudahan tahun ini bisa terkejar untuk dilakukan lelang jabatan. Yang kita cari gantinya itu semua Kepala OPD yang pensiun, jumlahnya ada 11 orang,” ringkasnya. (*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor : Nicky Saputra

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *