oleh

Bentuk Karakter CPNS di Kaltara, BPSDM Gelar Latsar Metode Blended Learning

TANJUNG SELOR – Dalam rangka pembentukan karakter Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara), Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) adakan kegiatan pelatihan dasar (Latsar) CPNS tingkat Provinsi dan Kabupaten.

Dalam hal ini, Budianto selaku Kepala Subagian Bidang Pengembangan Potensi Kepemimpinan Dinas BPSDM menjelaskan bahwa angkatan CPNS ini dibagi menjadi beberapa kelompok untuk melangsungkan kegiatan latsar.

“Ini kami lakukan secara pararel yang dibagi menjadi beberapa gelombang, masing-masing gelombang berasal dari empat angkatan. Jadi saat ini kita laksanakan untuk empat angkatan secara bersama-sama, dua di tingkat provinsi dan dua lagi di KTT dan Malinau,” bebernya.

Baca Juga :  Hak Karyawan PT. Intracawood Belum Dipenuhi, FKUI Akan Lapor ke Gubernur

Ia mengatakan bahwa latsar yang diselenggarakan tahun ini memiliki perbedaan dengan tahun-tahun sebelumnya, hal ini disebabkan oleh situasi Covid-19. Namun hal ini tidak merubah kurikulum serta mata pelatihan yang diberikan kepada peserta.

“Kalau sebelum pandemi itu pelatihan berlangsung secara tatap muka, peserta diasramakan dan melangsungkan pembelajaran di kelas. Tapi sekarang, belajarnya dengan metode blended learning atau pembelajaran secara online dan offline,” jelasnya lagi.

Selain itu, Budianto menyampaikan bahwa para peserta pelatihan adalah orang-orang yang memiliki wawasan terhadap teknologi. Banyak ide-ide kreatif hasil pemikiran pemuda-pemudi Benuanta dapat menjadi aset pemerintah, oleh karena itu penting adanya bimbingan dan arahan menuju hal-hal positif.

Baca Juga :  DEBAT PUBLIK, Ini Langkah Strategis Zainal-Yansen untuk Penanganan Covid-19 di Kaltara

“Kami di Dinas BPSDM memiliki sarana dan prasarana yang masih minim, tapi akan kami upayakan kegiatan ini terselenggara dengan baik. Itu adalah bentuk pelayanan kami dalam memberikan pelatihan, harapannya setelah lulus nanti peserta bisa ditempatkan pada tugasnya dan mendapatkan bimbingan secara terus menerus,” jelas Budianto.

“Yang harus ditekankan adalah harus berpikir kritis atau critical thinking dan selalu memiliki kreatifitas. Bersyukur jika peserta selalu memberikan terobosan-terobosan berupa inovasi dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” sambungnya lagi.

Baca Juga :  Update Covid-19! Sembuh 22 Orang dan Tambahan Positif 63 Orang

Di sisi lain, Budianto juga menyampaikan harapannya kepada masyarakat yang ingin berperan sebagai salah satu ASN di Provinsi Kaltara untuk terus mempersiapkan diri.

“Kalau untuk masyarakat, jika ingin mejadi seorang Aparatur Sipil Negara memang harus mempersiapkan diri sebaik-baiknya untuk bisa seleksi. Nanti setelah lulus akan diberikan latsar seperti ini agar siap melayani masyarakat,” pungkasnya.(saq)

Sumber : DKISP Kaltara
Editor: M. Yanudin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed