Daftar Tunggu Haji Tarakan 3.600 Orang, Daftar Sekarang Berangkat 24 Tahun Lagi

TARAKAN – Daftar tunggu bagi jemaah haji di Tarakan saat ini mencapai 3.600 orang. Kepala Kantor Kemenag RI Tarakan, H. Shaberah menjelaskan, dari pemberian kuota pemberangkatan setiap tahunnya hanya 148 jemaah, maka baru akan habis dalam jangka waktu sekitar 24 tahun lagi.

Artinya, jika masyarakat Tarakan mendaftar sekarang di Kota Tarakan, maka dengan kebijakan saat ini, 24 tahun kemudian baru bisa berangkat ke tanah suci.

Baca Juga :  Dishut Sebut Revitalisasi KKMB Tarakan Terganjal Administrasi Lahan

“Kita mudah-mudahan ada keajaiban saja nanti, tahun-tahun kedepan nanti ada penambahan kuota. Itu otomatis kan akan bergeser,” ujar H. Shaberah kepada benuanta.co.id, Jumat (4/6/2021).

“Seperti kemarin kan kita dapat hampir 88 orang dari penambahan kuota secara nasional. Jadi akan bergeser itu, bisa saja lebih cepat,” tambahnya.

Pemerintah Arab Saudi setiap tahunnya hanya memberikan jatah kuota sebanyak 60 ribu untuk jemaah dari seluruh dunia. Apalagi Indonesia sendiri juga merupakan negara dengan mayoritas muslim terbesar di dunia.

Baca Juga :  Jaga Tradisi Kue Keranjang Imlek di Tarakan ala Nenek Joanie

Sehingga selain faktor vaksin yang menghambat, ada pertimbangan lain dari Arab Saudi untuk meniadakan jemaah haji asal Indonesia selama dua tahun berturut-turut ini.

“Tahun lalu kan khusus untuk orang yang ada di negara Arab Saudi, kalau tahun ini ada kebijakan dari luar negeri. Kalau kemarin itu 10 ribu sekarang ini naik menjadi 60 ribu jemaah seluruh dunia,” tukasnya.(*)

Baca Juga :  Relokasi PKL di Tarakan Timur Molor Lagi dari Jadwal

 

Reporter : Yogi Wibawa

Editor: M. Yanudin

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *