TARAKAN – Calon Jemaah Haji (CJH) Tarakan yang batal berangkat haji pada tahun 2021 diminta bersabar. Hal itu tak lain disebabkan situasi pandemi Covid-19 yang menjadi penyebab utama penundaan keberangkatan tersebut.
Kepala Kantor Kemenag RI Tarakan, H. Shaberah mengatakan bahwa meniadakan keberangkatan haji tahun ini disebabkan masih adanya pandemi Covid-19. Padahal jika saat ini situasi normal, keberangkatan haji kloter pertama akan dilakukan pada 15 Juni 2021 ini.
“Tahun 2020 itu (calon jemaah haji) jadwalnya 25 Juni berangkat. Setiap tahun kalender Hijriyah itu kan maju 12 hari. Jadi kemungkinan batal itu sudah saya prediksikan, tetapi saya tidak menyampaikan,” ujar Kepala Kantor Kemenag RI Tarakan, H. Shaberah kepada benuanta.co.id, Jumat (4/6/2021).
Baca Juga :
Ia berharap seluruh CJH di seluruh Indonesia, terkhusus di Tarakan untuk bisa kembali bersabar. Keputusan tersebut dikatakannya merupakan keputusan terbaik yang telah diambil pemerintah pusat. Terlebih, hingga saat ini Arab Saudi belum masuk daftar negara penerima vaksin Sinovac.
“Bersabar saja kepada jemaah haji, ini yang terbaik. Berdoalah mudah-mudahan tahun depan itu normal. Sesungguhnya saya juga termasuk yang tidak berangkat di tahun kedua ini, karena saya petugas ketua kloter untuk jemaah haji Kaltara tahun 2020. Ya kita berharapnya mudah-mudahan tahun depan,” tandasnya. (*)
Reporter : Yogi Wibawa
Editor : Nicky Saputra







