NUNUKAN – 240 vial vaksin Covid-19 dengan 2.400 dosis yang diperuntukkan untuk orang lanjut usia (lansia), tenaga pendidik dan disabilitas, akan disalurkan ke fasilitas kesehatan (faskes) di setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Nunukan.
Jubir Percepatan Penanganan Covid-19 Nunukan, Aris Suyono mengatakan, untuk wilayah Nunukan sejak Senin telah distribusi dan pada Rabu sudah bisa mulai penyuntikan vaksinasi. Sedangkan wilayah Sebatik baru akan distribusikan hari ini, Kamis 3 Juni 2021. Sedangkan di wilayah tiga seperti Sembakung, Sebuku dan Lumbis akan dikirim pada hari Jumat, dan untuk wilayah Krayan masih menunggu jadwal pesawat.
“Setiap puskemas akan menghitung sasarannya terlihat dahulu sehingga dapat diperkiraan kebutuhan mereka. Karena kecepatan imunisasi berpengaruh terhadap distribusi,” kata Aris Suyono kepada benuanta.co.id, Kamis (3/6/2021).
Aris Suyono menerangkan, masing-masing faskes memiliki target dan yang harus dihabiskan dalam beberapa hari kedelapan, dengan tujuan untuk menggenjot kecepatan vaksinasi harian. Karena berpengaruh terhadap Kouta untuk penetapan pengiriman selanjutnya dari pusat.
“Kita akui kecepatan vaksinasi di Kabupaten Nunukan kelihatannya untuk saat ini terendah di Kalimantan Utara, ini karena mekanismenya sangat berbeda. Jadi setiap kedatangan vaksinasi itu sudah kita plot vaksinasi dosis pertama dan jaminan vaksinasi dosis kedua. Jika kita lihat di kabupaten lain itu tidak seperti itu, ketika ada vaksin datang langsung distribusi, langsung habiskan, tanpa melihat dosis keduanya dapat atau tidak, ternyata dosis kedua dijamin pengiriman berikutnya,” jelasnya.
Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Nunukan, ada 11.392 lansia di Kabupaten Nunukan, untuk tahap awal akan diberikan kepada 1.000 orang.
Untuk tenga pendidikan juga akan mendapatkan 1.000 dosis vaksinasi se-Kabupaten Nunukan. Sedangkan 400 dosis akan diberikan ke OPD yang ada di Nunukan. Seperti Imigrasi, Disdukcapil, KSOP, inspektorat, dan Pendapat Daerah, dan total keseluruhannya 2.400 dosis. (*)
Reporter: Darmawan
Editor: M. Yanudin







