oleh

Beli BBM Pertamax hanya Rp300/Liter, Begini Caranya

TARAKAN – Melalui aplikasi smartphone bernama MyPertamina, Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax bisa dibeli dengan harga yang cukup murah, yakni senilai Rp 300/liter. Layanan ini juga bisa dinikmati di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Tarakan.

Sales Branch Manager Rayon V Kaltimtara PT. Pertamina, Azri Ramadan Tambunan, membetulkan layanan Pertamax Rp 300/liter tersebut, dirinya mengatakan, harga yang tertera merupakan promo yang sedang berlangsung di Pertamina.

“Iya, itu merupakan promo dari Pertamina khusus pengguna aplikasi MyPertamina, promo akan terus berlangsung hingga 30 Juni 2021,” ujarnya kepada benuanta.co.id, Selasa (1/6/2021).

Baca Juga :  Astra Group Tarakan Salurkan Ratusan Paket Sembako kepada KBA Mamburungan

Dijelaskan Azri, promo dan layanan ini merupakan arahan dari Pertamina pusat dan Kota Tarakan juga menjalankan layanan tersebut, terdapat beberapa SPBU yang melayani Pertamax Rp 300/liter ini.

“SPBU di Jalan Mulawarman dan Kusuma Bangsa melayani pembelian BBM secara online ini, dan sudah berlaku se-Indonesia mulai bulan puasa kemarin,” terangnya.

Azri lanjut menjelaskan, jika ingin menggunakan layanan, hal yang harus dilakukan adalah menginstal aplikasi MyPertamina di Play Store atau di App Store smartphone.

Baca Juga :  Astra Group Tarakan Salurkan Ratusan Paket Sembako kepada KBA Mamburungan

Kemudian hubungkan aplikasi MyPertamina dengan aplikasi LinkAja, karena pembayaran online BBM akan memotong secara otomatis saldo pengguna di aplikasi Link Aja.

“Operator SPBU akan memberikan QR Code yang nantinya akan di scan pengguna layanan melalui aplikasi MyPertamina, dan pembayaran akan dilakukan secara otomatis dengan memotong saldo Link Aja,” tutupnya. (*)

Baca Juga :  Astra Group Tarakan Salurkan Ratusan Paket Sembako kepada KBA Mamburungan

Reporter : Matthew Gregori Nusa
Editor : Nicky Saputra

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed